Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA). Foto: IST.

Salah satu proyek PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA). Foto: IST.

Hadapi Pandemi, Diamond Propertindo Pasang Strategi Bertahan

Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:30 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Sektor properti adalah salah satu bidang usaha yang terpukul pandemi Covid-19. Sebab itu, rencana pengembangan beberapa proyek PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) secara langsung terhambat.

Meski demikian, perseroan tidak menghentikan aktivitas penjualan dan pembangunan proyek apartemen middle to low rise bernama Apple Residence. Perusahaan yang mengembangkan Dave Apartment, hunian vertikal yang berlokasi di episentrum bisnis rumah kos mahasiswa di Depok ini, memilih untuk tetap bertahan dengan menerapkan sejumlah strategi.

“Kami menyiasati dengan melakukan pemangkasan pos-pos dana yang bisa dihemat. Kendala cashflow yang berat karena dampak dari penurunan penjualan perlu diatur sedemikian rupa,” kata Adam, direktur Diamond Citra Propertindo, dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7).

Penurunan penjualan pada situasi saat ini menjadi lebih berat karena terdapat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sehingga berdampak langsung pada penurunan kunjungan pembeli ke show unit perseroan.

Selain itu, menurut dia, bisnis perseroan juga terpengaruh dari sisi cicilan pembayaran unit properti yang dijual karena terdapat penundaan pembayaran oleh pembeli. Situasi ini dapat berdampak langsung terhadap kegiatan operasional dan kondisi keuangan perseroan.

Akibat pandemi ini, pendapatan perseroan pada semester I-2020 turun. Perseroan mencatatkan penurunan penjualan sebesar 24% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Laba bersih pada semester I-2020 tercatat turun 27% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Sementara itu, CEO dan Co-founder PT Satu Global Investama Calvin Lutvi, advisor sekaligus perusahaan investasi di bidang pembiayaan IPO Financing, mengatakan bahwa sektor properti memang berdampak pada hampir seluruh sektor ekonomi di Indonesia, termasuk properti. Dalam jangka pendek perlu strategi yang tepat untuk menghadapinya. Untuk ke depan, sektor properti tetap akan tumbuh.

“Apalagi kalau lokasinya merupakan pusat pertumbuhan di segmennya, seperti Apartemen Dave yang merupakan apartemen dengan target mahasiswa yang berada dekat sekali kampus UI Depok, asetnya akan tetap tumbuh dan layak menjadi investasi, saat ini dan masa depan,” ujar Calvin.

Ke depannya, pihaknya akan terus memonitor perkembangan kasus Covid-19 dan terus melakukan evaluasi, untuk selanjutnya mengambil kebijakan seperti mengendalikan arus kas dan biaya beban administrasi yang dapat diminimalisasi.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN