Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN). Foto: Perseroan.

PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN). Foto: Perseroan.

Hampir Rp 3 Triliun, Pendapatan Kresna Naik 36,5%

Minggu, 5 Juli 2020 | 14:28 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) membukukan peningkatan pendapatan sebesar 36,53% menjadi Rp 2,99 triliun hingga kuartal I-2020 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 2,19 triliun. Kenaikan didukung peningkatan sejumlah sektor pendapatan.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan oleh Kresna Graha diungkap bahwa peningkatan tersebut sebagian besar dikontribusikan sektor teknologi digital dengan lonjakan 44,83% menjadi Rp 2.94 triliun. Sedangkan pendapatan dari segmen keuangan dan investasi turun hingga 63,42% menjadi Rp 57,94 miliar.

“Dengan rincian penjualan yang melebihi 10% berasal dari penjualan kepada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mencapai Rp 36,76 miliar dan PT Qerja Manfaat Bangsa senilai Rp 335,94 miliar,” tulis lapoan kinerja keuangan Kresna pada kuartal I-2020, di Jakarta, Minggu (5/7).

Sedangkan beban pokok penjualan terangkat 46,94% menjadi Rp 2,88 triliun, dibandingkan kuartal I-2019 senilai Rp 1,96 triliun. Kenaikan tersebut mengakibatkan laba usaha tergerus 80,89% dari Rp 151,78 miliar menjadi Rp 29,01 miliar.

Peningkatan sejumlah beban yang harus ditanggung perseroan menyebabkan laba tahun berjalan yang dicapai oleh emiten berkode saham KREN ini turun menjadi Rp 35,52 miliar, dibandingkan perioede sama tahun lalu Rp 163,25 miliar. Sedangkan laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun dari Rp 114,42 miliar menjadi Rp 11,84 miliar. Laba neto per saham dasar yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun dari Rp 6,39 menjadi Rp 0,59.

Sementara itu, total aset perseroan saat ini berjumlah Rp 4,16 triliun, terdiri atas aset lancar Rp 3,18 triliun dan aset tidak lancar Rp 988,10 miliar. Sedangkan total liabilitas sebanyak Rp 1,08 triliun.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN