Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi aset kripto

Ilustrasi aset kripto

Harga Aset-aset Kripto Kompak Melemah, BTC Coba Bertahan di Atas US$ 21.000-an

Senin, 27 Juni 2022 | 07:07 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Awal pekan harga aset-aset kripto mayoritas kompak berbalik arah ke zona merah, setelah mampu menguat pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Senin (27/6/2022) pukul 07.00 WIB , kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 1,83% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga BTC naik 2,88%. Saat ini, harga BTC berada di posisi US$ 21.063,50.

Advertisement

Demikian juga dengan harga Ethereum (ETH) yang berbalik ke zona merah. Harga ethereum (ETH) merosot 2,87% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga ETH naik 7,28%. Kini, harga ETH berada di posisi US$ 1.206,32. Begitupun dengan harga Binance coin (BNB) yang selama 24 jam terakhir turun 2,13% Dalam sepekan, harga BNB melesat 9,60%. Saat ini, harga BNB berada di posisi US$ 234,28.

Baca juga: Sambil Nantikan Titik Bottom Bitcoin, Investor Kripto Bisa Sejenak Bernafas Lega

Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar yakni BTC diperdagangkan lebih dari US$ 21.000, masih naik dari level panik yang turun akhir pekan lalu pada satu titik.

Pada hari Minggu, investor terus menemukan kenyamanan dalam tanda-tanda samar bahwa ekonomi AS sedang mendingin dan bahwa Federal Reserve mungkin dapat mengurangi hawkishness moneternya di akhir tahun. Bitcoin semakin berkorelasi dengan tren ekonomi makro, yang telah memburuk secara signifikan selama sembilan bulan terakhir.

Baca juga: Resesi Amerika Makin Nyata, Ini Pendapat 5 Miliarder Dunia dan Bagaimana Nasib Bitcoin?

ETH, kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, berpindah tangan di atas US$ 1.200, turun sekitar 2,5% selama hari terakhir. Perdagangan untuk kedua aset digital itu ringan seperti biasa untuk akhir pekan. Indeks fear dan greed BTC yang mengukur sentimen pasar tetap berada dalam wilayah ketakutan yang ekstrem.

“Kami memang melihat beberapa volatilitas harga BTC minggu ini yang diharapkan, namun BTC telah berjuang untuk membangun momentum apa pun di atas US$ 20.000, yang telah menjaga peluang reli,” tulis DiPasquale dalam email ke CoinDesk.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN