Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas batangan. Foto ilustrasi: IST

Emas batangan. Foto ilustrasi: IST

Harga Emas Melambung, Cetak Rekor Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2020 | 07:39 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id - Harga emas melambung, mencetak rekor tertinggi dalam sembilan tahun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Sentimen stimulus Uni Eropa dan harapan stimulus fiskal AS membuat dolar melemah dan investor mengalihkan investasinya pada emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik $ 26,5 atau 1,46% menjadi 1.843,90 dolar AS per ounce pada Selasa (21/7/2020) waktu setempat. Reli emas terjadi dalam beberapa hari belakangan ini. Sehari sebelumnya, emas berjangka naik $7,4 atau 0,41% mennjadi 1.817,40 dolar AS per ounce.

"Dolar AS telah turun. Suku bunga telah jatuh melintasi kurva imbal hasil dan mendorong harga emas naik lebih tinggi," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities. Dolar AS, dipandang sebagai saingan safe-haven untuk emas, jatuh mencapai level terendah dalam lebih dari empat bulan.

Para pemimpin kongres AS akan membahas paket stimulus baru minggu ini, dan para pemimpin Uni Eropa telah menyetujui kesepakatan "bersejarah" terkait stimulus besar-besaran.

Setelah pertemuan empat hari, para pemimpin Uni Eropa menyetujui rencana penyelamatan fiskal 1,8 triliun euro untuk mendukung ekonomi Eropa yang terluka parah oleh wabah Covid-19, memicu kekhawatiran inflasi, dan karenanya mendukung emas.

Emas akan terdorong ke rekor tertinggi selama 18 bulan ke depan, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan. “Ketika ketidakpastian ekonomi memudar, permintaan untuk aset safe-haven termasuk emas akan turun. Namun, ini hanya akan menghilangkan sedikit harga emas, karena imbal hasil riil yang sangat rendah tetap menjadi pendukung utama,” tulis ekonom Capital Economics James O'Rourke dalam sebuah catatan.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik $136,5 sen atau 6,76% menjadi $21,557 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik $ 61 dolar AS atau 7,11% menjadi $ 918,9 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN