Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas batangan. Foto ilustrasi: IST

Emas batangan. Foto ilustrasi: IST

Harga Emas Terkoreksi 0,56%

Sabtu, 26 September 2020 | 14:02 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga emas berjangka terkoreksi 0,56% pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah menguat sehari sebelumnya. Ketidakpastian stimulus fiskal untuk membantu perekonomian AS membuat investor beralih ke dolar.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, turun 10,6% atau 0,56% menjadi ditutup pada $ 1.866,3 per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (24/9/2020), naik $ 8,5 atau 0,45% menjadi $ 1.876,90 per ounce.

"Partai Republik dan Demokrat belum mencapai kesepakatan terkait beberapa stimulus, khususnya jumlah yang akan dikeluarkan. Ketidakpastian ini mendorong investor menuju dolar," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA di New York.

Untuk minggu ini, emas berjangka jatuh turun 4,9%, terbesar dalam setidaknya enam minggu, karena dolar mencatat minggu terbaiknya sejak awal April.

Dolar yang lebih kuat membuat komoditas yang dihargai dalam mata uang tersebut, seperti emas, lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan unit moneter lain.

Indeks dolar terus menguat pada Jumat (25/9/2020) sebagai reaksi terhadap pernyataan beberapa anggota Federal Reserve yang menunjukkan bahwa konsensus sebelumnya tentang suku bunga tetap nol selama tiga tahun ke depan tidak akurat dan bahwa suku bunga bisa naik lebih tinggi.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada Jumat (25/9/2020) menunjukkan bahwa pesanan barang tahan lama meningkat 0,4% pada Agustus, menawarkan beberapa dukungan untuk emas dan mencegah penurunannya sampai batas tertentu.

Seorang anggota parlemen utama mengatakan bahwa Partai Demokrat di DPR sedang mengerjakan paket stimulus virus corona senilai $ 2,2 triliun yang dapat dipilih minggu depan.

Federal Reserve minggu ini berbicara tentang pentingnya lebih banyak stimulus fiskal di tengah kekhawatiran investor akan pukulan ekonomi lain dari pandemi virus corona (Covid-19).

Para analis pasar berpendapat bahwa prospek jangka menengah untuk logam mulia tetap bullish karena gelombang kedua pandemi Covid-19 telah melanda Eropa, dan mungkin segera datang ke Amerika Serikat.


 

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN