Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Cisadane Sawit Raya

Cisadane Sawit Raya

Harga Jual CPO Naik, Pendapatan Cisadane Sawit Tumbuh 22,32%

Kamis, 6 Agustus 2020 | 14:24 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id -  PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membukukan peningkatan penjualan sebesar 22,32% menjadi Rp 273,33 miliar hingga semester I-2020, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 223,46 miliar. Kenaikan tersebut didukung pertumbuhan produksi tandan buah segar (TBS) sawit perseroan.

Direktur Cisadane Sawit Raya Seman Sendjaja mengatakan, peningkatan pendapatan juga didukung kenaikan rata-rata harga jual rata-rata minyak sawit mentah (CPO) sebanyak 16,58% pada semester pertama di 2020. Sedangkan harga jual TBS bertumbuh 21,56%, dibandingkan dengan semester I-2020.

“Peningkatan penjualan perseroan juga didukung peningkatan produksi TBS perseroan mencapai 7,2% secara tahunan. Peningkatan ini sebagai hasil strategi peningkatan operasional yang efektif,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/8).

Meski demikian Seman mengakui gangguan cuaca pada semester I-2020 membuat target produksi TBS perseroan tidak mencapai target. Namun dalam jangka panjang, dia mengungkapkan, perseroan optimistis produksi tersebut akan meningkat mengingat, profil usia perkebunan masih usia produksi prima, yakni di bawah 18 tahun.

Peningkatan pendapatan berimbas terhadap peningkatan laba kotor sebanyak 67,34% menjadi Rp 109,48 miliar, dibandingkan dengan periode sama tahun 2019 yakni Rp 65,42 miliar. “Hal ini berdampak pada marjin bruto yang meningkat sekitar 10ppts secara tahunan menjadi 40,05% pada akhir Juni 2020,” kata dia.

Perseroan juga berhasil menekan beban usaha sebanyak 0,5% menjadi Rp 53,15 miliar yang berimbas terhadap peningkatan laba usaha menjadi Rp 83,1 miliar pada akhir Juni 2020. Alhasil, laba bersih perseroan melonjak signifikan menjadi Rp 43,04 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun 2019 dengan keuntungan Rp 4,04 miliar

Sementara itu dari sisi neraca, total aset Cisadane Sawit mencapai Rp 1,42 triliun yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp 211,80 miliar dan aset tidak lancar Rp 1,17 triliun. Sedangkan kewajiban yang harus dipenuhi perseroan berjumlah Rp 825,40 miliar, terpangkas 8,66%. Kedepanya perseroan berkomitmen untuk terus mempertahankan basis modal yang sehat untuk mendukung pengembangan ekspansi bisnis jangka panjangnya.

Sementara itu meski berada di tengah pandemi, emiten yang berkode saham CSRA ini optimis dapat meningkatkan produksi TBS hingga 10% menjadi 330 ribu per ton pada akhir tahun 2020, lantaran umur pohon yang dimiliki oleh perseroan masih muda dan memaksimalkan penanaman bibit baru menjadi kunci utama.

Hal ini lantaran pertumbuhan produksi TBS masih besar karena saat ini perseroan masih memiliki sejumlah Landbank yang masih kosong pada beberapa lokasi di Pulau Sumatera, selain itu perseroan juga berniat memperbesar kapasitas dan mendirikan pabrik bagi anak usaha yang belum memiliki pabrik produksi. “Kami juga akan mengoptimalkan produksi dan operasi sepanjang paruh kedua tahun ini,” terangnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN