Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tambang batu bara Bukit Asam. Foto: UTHAN

Tambang batu bara Bukit Asam. Foto: UTHAN

Harga Melonjak, CLSA Revisi Naik Target Kinerja dan Saham Emiten Batu Bara

Senin, 9 Mei 2022 | 08:32 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Penguatan kembali harga batu bara setelah Eropa memperketat larangan ekspor energi dari Rusia, menyusul serangan Rusia ke Ukraina, bisa berimbas positif terhadap pergerakan harga saham emiten batu bara.

Baca juga: Tiongkok Potong Pajak Impor Batubara Jadi Nol Mulai 1 Mei

Konflik Rusia yang berkepanjangan akan mengakibatkan terganggunya pasokan batu bara di pasar global, sehingga membuat harga jual komoditas ini tetap tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Kondisi tersebut mendorong CLSA Sekuritas merevisi naik target rata-rata harga jual batu bara tahun 2022 dari US$ 120 per ton menjadi US$ 150 per ton. Sedangkan estimasi harga jual tahun 2023 direvisi naik dari US$ 90 per ton mmenjadi US$ 110 per ton.

“Kami memilih untuk merevisi naik target kinerja keuangan dan harga saham sejumlah emiten batu bara di Indonesia, seperti PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Indo Tambangaraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA),” tulis riset CLSA Sekuitas.

Baca juga: Kabar Gembira dari Adaro (ADRO) Jelang Cuti Bersama: Bagikan Dividen US$ 650 Juta

CLSA Sekuritas menetapkan saham ADRO sebagai pilihan teratas untuk emiten sektor batu bara. Saham ini direkomendasikan buy dengan target harga Rp 3.790. Sedangkan saham ITMG dipertahankan outperform dengan target harga Rp 26.570 per saham dan saham PTBA dengan outperform target harga Rp 3.500.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN