Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Harga Minyak Turun

Harga Minyak Turun

Harga Minyak Turun Lagi, Tertekan Kenaikan Stok dan Data Ekonomi AS

Gora Kunjana, Kamis, 3 Oktober 2019 | 08:40 WIB

NEW YORK, investor.id - Harga minyak mentah kembali jatuh pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena meningkatnya persediaan minyak mentah  AS memicu kekhawatiran kelebihan pasokan, dan data  ekonomi suram meredupkan prospek permintaan energi.

Persediaan minyak mentah AS selama pekan yang berakhir 27 September, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan pada Rabu (2/10/2019).

Menurut Weekly Petroleum Status Report, persediaan minyak mentah komersial AS, tidak termasuk dalam Cadangan Minyak Strategis, meningkat 3,1 juta barel dari minggu sebelumnya, lebih tinggi dari ekspentasi para analis untuk peningkatan 1,6 juta barel.

Sementara itu serangkaian data lemah yang baru dirilis di ekonomi terbesar dunia itu membebani prospek permintaan minyak.

Ketenagakerjaan sektor swasta AS 135.000 pekerjaan pada September, turun dari 157.000 pekerjaan pada Agustus, menurut laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP bulanan yang diriis pada Rabu (2/10/2019). Ekonom yang disurvei oleh Econoday memperkirakan kenaikan 152.000 pekerjaan.

Data ketenagakerjaan datang satu hari setelah angka-angka dari lembaga  riset Institue for Supply Management (ISM) menunjukkan Indeks Pembelian Manajer (PMI) manufaktur AS turun menjadi 47,8% pada September merupakan yang terendah sejak Juni 2009.

“Harga minyak mendapati hampir mustahil untuk keluar dari sikap defensif mereka karena data ekonomi AS yang lemah memicu kekhawatiran baru tentang permintaan,” Carsten Fritsch, analis energy di Commerzbank Research mengatakan dalam sebuah catatan.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November turun US$0,98 menjadi menetap pada US$52,64 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu patokan global, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember, turun US$12 menjadi ditutup pada US$57,69 per barel di London ICE Futures Exchange

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA