Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Hari Ini, BEI 'Suspend' Saham BBHI, GDYR, dan BGTG, Sedangkan FORU, BVIC, dan MARI Dibuka Kembali

Senin, 1 Maret 2021 | 08:24 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (unsuspend) perdagangan saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Bank Vicori Interational Tbk (BVIC), dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI). Sedangkan perdagangan saham PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI), PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR), dan PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) dihentikan sementara (suspend).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pegaturan & Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy mengatkan, suspensi saham BVIC, FORU, dan MARI dibuka pada perdagangan mulai sesi I hari ini. Akhir pekan lalu perdagangan ketiga saham ini disuspensi dalam rangka cooling down setelah mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terkahir.

Berdasarkan data BEI, harga saham FORU melonjak dari level Rp 100 pada 22 Februari menjadi Rp 244 pada 25 Februari 2021. Begitu juga dengan saham untuk periode sama telah naik dari Rp 169 menjadi Rp 258. Sedangkan saham MARI melonjak dari Rp 122 menjadi Rp 220 kurun waktu 17-25 Februari 2021.

Terkait suspensi saham BBHI, GDYR, dan BGTG dalam rangkan cooling down setelah mengalami lonjakan harga dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, saham BBHI telah memasuki suspensi kedua kali dalam sepekan terakhir.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN