Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu RS Hermina. Foto: BeritasatuPhoto/IST

Salah satu RS Hermina. Foto: BeritasatuPhoto/IST

Hermina Tumbuh di Atas Ekspektasi

Sabtu, 12 Juni 2021 | 04:33 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - Sejumlah analis merevisi naik proyeksi kinerja keuangan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), karena didukung oleh tren penguatan seluruh operasional perseroan. Hermina juga diperkirakan mampu untuk meningkatkan marjin keuntungan.

Analis Mirae Asset Sekuritas Joshua Michael mengungkapkan, pertumbuhan kinerja keuangan Hermina diperkirakan berlanjut pada tahun ini. Bahkan, pertumbuhan kinerja keuangan bisa jauh di atas ekspektasi semula, sehingga Mirae memilih untuk merevisi naik proyeksi kinerja keuangan.

Revisi naik tersebut sejalan dengan peningkatan target jumlah pasien rawat inap dan jalan perseroan tahun ini. Target jumlah hari rawat inap seluruh pasien perseroan direvisi naik menjadi 1,05 juta hari sepanjang tahun ini dengan rata-rata pendapatan Rp 3,3 juta per hari rawat inap pada 2021.

Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan semula mencapai 952 hari dengan rata-rata Rp 3,3 juta per pasien untuk setiap hari.

Jumlah pendapatan per pasien rawat jalan di Rumah Sakit Hermina juga direvisi naik dari perkiraan sebanyak 5,75 juta dengan rata-rata Rp 348 ribu per pasien menjadi 4,64 juta dengan rata-rata pendapatan per pasien mencapai Rp 410 ribu.

“Berbagai faktor tersebut mendorong kami untuk merevisi naik proyeksi kinerja keuangan Hermina tahun ini,” tulis Joshua dalam risetnya.

Dia merevisi naik proyeksi pendapatan Hermina tahun ini dari Rp 5,2 triliun menjadi Rp 5,39 triliun.

Begitu juga dengan perkiraan laba bersih direvisi naik dari Rp 417 miliar menjadi Rp 668 miliar. Joshua juga merevisi naik target marjin kotor (gross margin) perseroan dari 45,6% menjadi 49,5%.

Begitu juga dengan marjin keuntungan bersih (net margin) direvisi naik dari 8% menjadi 12,4%.

Berbagai faktor tersebut mendorong Mirae Asset Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham HEAL dengan target harga dinaikkan dari Rp 4.800 menjadi Rp 6.000.

Mengenai realisasi kinerja keuangan Hermina sepanjang 2020, laba bersih perseroan setara dengan 142,1% dari target yang ditetapkan Mirae dan setara dengan 137,5% dari konsensus analis. Begitu juga dengan perolehan pendapatan senilai Rp 4,41 triliun yang merefleksikan 109,1% dari proyeksi Mirae dan setara dengan 116,1% dari consensus analis.

Hermina membukukan lonjakan laba bersih menjadi Rp 473 miliar pada 2020 dibandingkan raihan tahun 2019 senilai Rp 255 miliar. Peningkatan laba tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan mencapai 21,6% dari Rp 3,63 triliun menjadi Rp 4,41 triliun.

Bertumbuh

Harga saham HEAL sejak pencatatan saham perdana, prospek HEAL, dan kinerja keuangan PT Medikaloka Hermina Tbk
Harga saham HEAL sejak pencatatan saham perdana, prospek HEAL, dan kinerja keuangan PT Medikaloka Hermina Tbk

Sementara itu, analis Samuel Sekuritas Indonesia Olivia Laura Anggita mengungkapkan, jumlah hari rawat inap dan pasien rawat jalan Hermina diperkirakan bertumbuh masing-masing 20% dan 16% sepanjang tahun 2021. Hal ini didukung oleh bertambahnya jumlah penduduk yang telah tervaksinasi Covid-19.

Dia memperkirakan, perseroan juga akan mendapatkan tambahan pendapatan dari program vaksinasi mandiri, yaitu vaksin gotong royong yang sudah dimulai bulan lalu.

Sebagaimana diketahui, perseroan berpotensi mendapatkan jasa sebesar 10% dari harga jual vaksinasi tersebut.

“Kami memperkirakan perseroan juga mendapatkan dukungan dari investasi peralatan medis pada beberapa rumah sakit perseroan, khususnya rumah sakit di Bekasi yang menjadi rumah sakit khusus kanker. Rumah sakit tersebut didukung denganperalatan linera accelerator sebagai pendukung kemoterapi tulis Olivia dalam risetnya.

Salah satu geran RS Hermina dari PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).. Foto: IST
Salah satu geran RS Hermina dari PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).. Foto: IST

Dia juga memberikan pandangan positif atas keberhasilan perseroan membukukan lonjakan kinerja keuangan tahun lalu. Bahkan, raihan pendapatan dan laba bersih perseroan telah melampaui target yang ditetapkan Samuel Sekuritas dan konsensus analis.

Hal ini menambah keyakinan perseroan untuk merevisi naik target kinerja keuangan Hermina. Samuel Sekuritas merevisi naik target laba bersih Hermina dari Rp 375 miliar menjadi Rp 598 miliar tahun ini.

Begitu juga dengan EBITDA direvisi naik dari Rp 966 miliar menjadi Rp 1,48 triliun. Perkiraan pendapatan direvisi naik dari Rp 4,27 triliun menjadi Rp 4,69 triliun.

Sebab itu, Samuel Sekuritas merevisi naik target harga saham HEAL dari Rp 5.000 menjadi Rp 5.700. Target tersebut juga mempertimbangkan keinginan perseroan untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN