Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hero Supermarket  - Giant Hypermarket

Hero Supermarket - Giant Hypermarket

Hero Supermarket Dirikan Anak Usaha Baru

Rabu, 14 Juli 2021 | 15:00 WIB
Nabil Al Faruq

JAKARTA, investor.id — PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mendirikan anak usaha baru bernama PT Distribusi Mebel Nusantara (DMN) yang bergerak di kegiatan usaha perdagangan besar.

Berdasarkan keterangan resmi, Rabu (14/7), pendirian anak usaha ini dilakukan bersama dengan PT Rumah Mebel Nusantara (RUMAH), suatu perusahaan terkendali perseroan dengan jumlah persentase kepemilikan saham sebesar 99,99% dari seluruh modal di tempatkan dan disetor. Adapun, anak usaha ini didirikan pada 9 Juli 2021.

“Pendirian DMN memiliki maksud dan tujuan, antara lain, untuk melakukan kegiatan usaha di bidang perdagangan besar,” kata GM Corporate Secretary & Legal Strategy PT Hero Supermarket Iwan Nurdiansyah.

DMN didirikan dengan modal dasar senilai Rp 11 miliar yang terbagi atas 1.100.000 lembar saham. Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan atas saham sejumlah 1 lembar yang keseluruhannya bernilai nominal Rp 10 ribu. Kemudian, RUMAH melakukan penyetoran penuh atas 1.099.999 saham yang keseluruhannya bernilai nominal Rp Rp 10,99 miliar.

Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh oleh: (i) Perseroan atas saham sejumlah 1 lembar yang keseluruhannya bernilai nominal Rp10.000 dan (ii) RUMAH melakukan penyetoran penuh atas 1.099.999 saham yang keseluruhannya bernilai nominal Rp Rp 10.999.990.000

“Pendirian anak perusahaan ini tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Hero Supermarket,” ujar dia.

Sebelumnya, Hero Supermarket akan menutup seluruh gerai Giant di Indonesia pada Juli mendatang. Aksi ini dilakukan karena gerai Giant dinilai tidak memiliki keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan gerai lainnya yang berada di bawah naungan perseroan.

Berdasarkan keterangan resmi, perseroan akan memfokuskan investasi untuk mengembangkan IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan dengan Giant.

Direktur Hero Supermarket Hadrianus Wahyu Trikusumo mengatakan, sebagai bagian dari fokus baru tersebut, perseroan akan mengubah hingga lima gerai Giant menjadi IKEA. “Gerai Giant lainnya akan ditutup pada akhir Juli 2021. Perseroan juga tengah mempertimbangkan untuk mengubah sejumlah gerai Giant menjadi gerai Hero Supermarket,” ujar dia.

Lebih lanjut, perubahan strategi tersebut merupakan respon cepat dan tepat perseroan yang diperlukan untuk beradaptasi terhadap peruabahan dinamika pasar, terleih terkait beralihnya konsumen Indonesia dari format hypermarket dalam beberapa tahun terakhi, sebuha tren yang juga terlihat di pasar global lainnya.

“Rencana bisnis perseroan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional , kondisi keuangan atau kelaungsungan usaha perseroan,” ujar Hadrianus.

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN