Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Adhi Karya. Foto: IST

Adhi Karya. Foto: IST

Hingga Agustus 2019, Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp 6,8 Triliun

Gita Rossiana, Kamis, 12 September 2019 | 20:28 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatatkan perolehan kontrak baru hingga Agustus 2019 telah mencapai Rp 6,8 triliun. Sedangkan kontrak baru yang berhasil diraih perseroan bulan lalu mencapai Rp 586 miliar.

Manajemen Adhi Karya melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis (12/9), menyebutkan bahwa beberapa kontrak baru yang diraih pada Agustus 2019, yaitu proyek pembangunan dermaga di Surabaya senilai Ro 310,9 miliar dan Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta mencapai Rp 265,1 miliar.

Sedangkan target kontrak baru Adhi Karya tahun ini ditetapkan sebesar Rp 30 triliun. Sebesar 81,3% diharapkan bersumber dari lini bisnis konstruksi dan energi, dan sisanya dari properti. "Konstruksi dan Energi sebesar 81,3%, properti 18,4%," ungkap manajemen Adhi Karya.

Berdasarkan jenis pekerjaannya, perolehan kontrak baru tersebut terdiri atas proyek gedung dengan porsi sebesar 72,5%, jalan dan jembatan 3,4%, serta proyek infrastruktur lainnya, seperti pembuatan bendungan, bandara, jalan kereta api, dan proyek-proyek pengerjaan rekayasa, pengadaan dan konstruksi (engineering, procurement, construction/EPC) sebesar 24,1%. Sementara berdasarkan segmentasi sumber dana, kontrak baru paling banyak didanai dari BUMN sebesar 73,6%, pemerintah sebesar 19,3% dan pihak swasta sebesar 7,1%.

Selain itu, Adhi Karya sedang terus melakukan pembangunan kereta api ringan/light rail transit (LRT) Jabodetabek Tahap I dengan nilai proyek Rp 22,8 triliun. Hingga 6 September 2019, pembangunan LRT Jabodebek Tahap I telah mencapai 65,1%.

Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto sebelumnya mengungkapkan, perseroan berencana untuk segera melakukan uji coba LRT jalur Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang. Proyek LRT ini juga merupakan bagian dari LRT Jabodetabek Tahap I.

Ke depan, perseroan bersiap untuk membangun proyek LRT jalur Cibubur - Bogor mulai 2021. Budi mengatakan, untuk jalur LRT baru, biaya investasinya lebih murah, karena sebagian besar kereta dibangun di atas tanah. Jalur ini memiliki panjang lebih dari 25 kilometer dengan perkiraan investasi Rp 10 triliun.

Lebih lanjut, tahun ini, perseroan berencana membangun 18 transit oriented development (TOD) di sepanjang jalur light railway transit (LRT). Perseroan juga sedang melakukan studi untuk membuat loop line untuk elevated railway di sekitar wilayah Jakarta untuk mengurangi kemacetan antara jalan dan pintu kereta.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN