Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas penukaran uang menghitung di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petugas penukaran uang menghitung di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Hingga Akhir Tahun, Rupiah Diperkirakan Bergerak di Kisaran Rp 14.100- 14.300

Jumat, 18 Desember 2020 | 09:52 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Rupiah hingga akhir tahun diperkirakan tidak akan banyak mengalami pergerakan dan berada di kisaran Rp 14.100- 14.300.

Demikian dikemukakan Rully Arya Wisnubroto, Senior Financial Market Analyst Bank Mandiri dalam sambungan telepon dengan BeritaSatuTV di acara IDX Opening Bell, Jumat (18/12/2020).

Diketahui, rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi stagnan di posisi Rp14.108 per dolar AS, sama dengan posisi penutupan sebelumnya.

Rully Arya Wisnubroto, Senior Financial Market Analist Bank Mandiri. Sumber: BSTV
Rully Arya Wisnubroto, Senior Financial Market Analist Bank Mandiri. Sumber: BSTV

Ia mengatakan pergerakan rupiah sepekan terakhir cukup stabil terhadap perkembangan global/ Demikian juga perkembangan domestik masih cukup positif.

“Sentimen yang mempengaruhi pergerakan rupiah ada dua. Yakni keputusan The Fed menahan suku bunga acuannya tetap di 0-0,25%.  Dari dalam negeri Bank Indonesia juga menahan BI 7DRRR tetap di level 3.75%. Jadi sentimen baik global maupun domestik cukup baik. Ini positif bagi nilai tukar rupiah,” ujar Rully Arya.

Ia menilai pasar masih menunggu perkembangan implementasi vaksinasi di luar maupun di dalam negeri.

“Kapan proses vaksinasi di Indonesia tentu akan memberikan efek positif terhadap nilai tukar rupiah,” ujarnya.

Mengenai kebijakan Presiden Joko Widodo menggratiskan vaksinasi, Rully menilai hal itu sangat membantu kalangan menengah ke bawah dan yang lebih penting lagi semakin cepat vaksinasi dilakukan pemulihan ekonomi Indonesia akan lebih cepat lagi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN