Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi rapat. Foto: rawpixel (Pixabay)

Ilustrasi rapat. Foto: rawpixel (Pixabay)

HMI akan IPO pada 2021

Jumat, 18 September 2020 | 21:23 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id – PT Hydrotech Metals Indonesia (HMI), anak usaha PT Trinitan Metals And Minerals Tbk (PURE), berencana melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dan pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Kanada pada 2021. Hal itu sebagai bentuk komitmen perseroan dalam mengembangkan bisnis pengolahan mineral berbasis hidrometalurgi.

Direktur Utama Trinitan Metals And Minerals Petrus Tjandra menjelaskan, langkah ini diambil lantaran minat para investor untuk berinvestasi pada saham yang bergerak di bidang pertambangan cukup tinggi. Namun, dia belum bersedia mengungkapkan target dana IPO HMI tersebut.

HMI didirikan pada Agustus 2020 agar Trinitan Metals And Minerals bisa lebih memusatkan kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi Step Temperatur Acid Leach (STAL), yang merupakan salah satu inovasi dalam aktivitas pengolahan mineral nikel dan kobalt berbasis hidrometalurgi. “Untuk STAL masih dalam tahap finalisasi sertifikat hak paten,” kata Petrus saat paparan publik virtual, Jumat (18/9).

Dia menjelaskan, dengan teknologi STAL, perseroan dapat memurnikan logam dengan metode kimia yang efisien dan ramah lingkungan. Pihaknya mengklaim teknologi tersebut dapat menghemat biaya hingga US$ 1-2 juta, yang biasanya dikeluarkan untuk investasi pada teknologi yang saat ini umum digunakan pada perusahaan sejenis, yaitu High Pressure Acid Leach (HPAL). “Teknologi yang kami miliki lebih murah 80%, sehingga keuntungan kami akan lebih meningkat,” tutur Petrus.

Sebelumnya, perseroan berniat mencatatkan saham HMI di Bursa Efek Australia, namun saham-saham pertambangan di negara tersebut sedang redup. Alhasil, perseroan memilih Bursa Efek Kanada karena memiliki potensi yang besar untuk saham pertambangan. Di sisi lain, Trinitan Metals And Minerals selaku induk usaha dapat memperluas penggalangan dana.

Perseroan berharap teknologi STAL dapat dikenal secara luas sebagai karya anak bangsa. “Apabila berjalan lancar, hak paten STAL dapat kami kantongi pada akhir 2020, dan pencatatan saham HMI pada pertengahan 2021,” ujar dia.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN