Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja membersihkan patung Banteng Wulung yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pekerja membersihkan patung Banteng Wulung yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Hore, IHSG Rebound pada Pembukaan Sesi I

Selasa, 17 Mei 2022 | 09:08 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar -1 poin atau sebesar -0,03% ke level 6.597, indeks harga saham gabungan (IHSG) rebound pada pembukaan perdagangan sesi I, Selasa (17/5/2022). IHSG naik 5,9 poin (+0,09%) di level 6.603,8. IHSG bergerak mixed pada rentang 6.574 – 6.612.

Tercatat sebanyak 1,15 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 819,1 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 65.765 kali transaksi. Sebanyak 229 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikkan, 118 saham terkoreksi, dan 206 saham stagnan.

Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena volatilitas pasar berlanjut dengan indeks S&P 500 ditutup lebih rendah karena Tesla jatuh dan saham pertumbuhan lainnya melemah setelah data ekonomi Tiongkok yang suram menambah kekhawatiran tentang perlambatan global dan kenaikan suku bunga.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 26,76 poin atau 0,08%, menjadi menetap di 32.223,42 poin. Indeks S&P 500 terkikis 15,88 poin atau 0,39%, menjadi berakhir di 4.008,01 poin. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 142,21 poin atau 1,20%, menjadi ditutup di 11.662,79 poin.

Baca juga: Reliance Sekuritas: IHSG Bergerak Positif, Ini Saham-saham Berpotensi Naik

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor konsumen non-primer dan teknologi masing-masing tergelincir 2,12% dan 0,91%, memimpin kerugian. Sementara itu, sektor energi terangkat 2,62%, merupakan kelompok berkinerja terbaik.

Saham di Asia-Pasifik tampak bersiap untuk awal yang beragam pada hari Selasa, dengan investor menantikan rilis risalah rapat dari Reserve Bank of Australia. Futures menunjuk ke pembukaan yang lebih rendah untuk saham Jepang. Kontrak berjangka Nikkei di Chicago berada di 26.515 sementara mitranya di Osaka berada di 26.460. Itu dibandingkan dengan penutupan terakhir Nikkei 225 di 26.547,05.

Saham Australia tampak siap untuk awal yang lebih tinggi, dengan kontrak berjangka SPI di 7.100, melawan penutupan terakhir S&P/ASX 200 di 7.093. Reserve Bank of Australia akan merilis risalah dari pertemuan kebijakan moneternya pada hari Selasa pukul 9:30 pagi HK/SIN. Sebelumnya pada bulan Mei, bank sentral Australia mengumumkan kenaikan suku bunga pertama dalam lebih dari satu dekade.

Prediksi Analis

Phintraco Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi rebound pada perdagangan Selasa (17/5/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada resistance 6.700, pivot 6.600, dan support 6.530.

Baca juga: BNI Sekuritas: Rontok Pekan Lalu, IHSG Berpeluang Rebound

Phintraco Sekuritas menyebut, IHSG diperkirakan melakukan penyesuaian terhadap rebound signifikan indeks global di Jumat (13/5/2022) dan pullback di Senin (16/5/2022). Oleh sebab itu, IHSG diperkirakan rebound terbatas ke kisaran 6.650, jika kembali ke level psikologis 6.600 di Selasa (17/5/2022). Secara teknikal, terbentuk pola dragonfly doji yang mendukung potensi rebound tersebut.

Phintraco Sekuritas menambahkan, kondisi mayoritas indeks global yang telah memasuki oversold area dan pandangan sejumlah ekonom bahwa pelemahan yang terjadi dipicu oleh emosi dan perilaku tidak rasional dari pelaku pasar membuka peluang technical rebound.

Meski demikian, kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dan dampaknya terhadap ekonomi global masih menjadi concern utama. Terbaru, Kepala the Fed, Jerome Powell menyatakan tidak dapat memastikan ‘soft landing’ ditengah kecenderungan the Fed untuk lebih agresif dalam mengontrol inflasi.

Fokus saat ini masih kepada saham blue chip dan komoditas, dimana investor asing mulai kembali melakukan net buy. Top picks Selasa (17/5) meliputi ADRO, ITMG, HRUM, PTBA, UNTR, INCO, ASII dan CTRA.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN