Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ruas tol yang dikelola oleh Hutama Karya. Foto: Perseroan

Ruas tol yang dikelola oleh Hutama Karya. Foto: Perseroan

Hutama Karya akan Terbitkan Obligasi, Catat Tanggalnya!

Senin, 27 Desember 2021 | 10:51 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Hutama Karya (Persero) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2022 dengan jumlah pokok obligasi Rp 1 triliun dan sukuk mudharabah berkelanjutan I tahap II tahun 2022 sebesar Rp 313 miliar.

Dalam pendaftaran efek baru pada situs resmi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) disebutkan bahwa obligasi berkelanjutan II Hutama Karya tahap II tahun 2022 dibagi dalam tiga seri, yakni seri A dengan pokok Rp 81 miliar (kupon 6,5% dan tenor 3 tahun), seri B pokok Rp 176,5 miliar (kupon 7,75% dan tenor 5 tahun), serta seri C dengan pokok Rp 742,5 miliar (kupon 8,25% dan tenor 7 tahun).

Baca juga:Hutama Karya Prediksi Lonjakan Trafik 34,73% Saat Arus Balik Nataru 

Sedangkan, sukuk mudharabah yang ditawarkan PT Hutama Karya juga terbagi atas tiga seri, yaitu seri A dengan jumlah dana Rp 138,25 miliar (tenor 3 tahun), seri B Rp 105,26 miliar (tenor 5 tahun), dan seri C Rp 69,49 miliar (tenor 7 tahun).

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk mudharabah ini adalah PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Adapun jadwal penawaran umum obligasi dan sukuk mudharabah berkelanjutan tersebut adalah sebagai berikut:

Masa penawaran umum : 5 -7 Januari 2022
Tanggal penjatahan : 10 Januari 2022
Tanggal pengembalian uang pesanan : 12 Januari 2022
Tanggal distribusi secara elektronik : 12 Januari 2022
Tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia : 13 Januari 2022
Tanggal pembayaran pertama bunga dan bagi hasil : 12 April 2022

Sebelumnya, PT Hutama Karya telah melakukan distribusi obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2021 senilai Rp 1 triliun dan sukuk mudharabah berkelanjutan I tahap I tahun 2021 sejumlah Rp 500 miliar pada 7 September 2021.

Sebagaimana diketahui, Hutama Karya yang tengah diberikan penugasan membangun Tol Trans-Sumatera juga baru saja menerima penyertaan modal negara  (PMN) tahap I tahun 2021 senilai Rp 6,2 triliun pada 30 Agustus 2021.

PMN tersebut digunakan untuk memenuhi porsi ekuitas dalam mempercepat penugasan pengusahaan Jalan Tol Trans-Sumatera.

Baca juga:Hutama Karya Bukukan Kontrak Konstruksi 2021 Rp 8,45 T

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo sempat menyampaikan bahwa PMN yang telah diterima perusahaan akan digunakan untuk tiga ruas Tol Trans-Sumatera.

“Sesuai yang terdapat di dalam APBN tahun 2021, PMN sebesar Rp 6,2 triliun akan dialokasikan untuk percepatan pembangunan tol ruas Sigli-Banda Aceh sebesar Rp 3,092 triliun, ruas Lubuk Linggau–Curup –Bengkulu sebesar Rp 2,702 triliun, dan ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sebesar Rp 414 miliar,” kata dia dalam pernyataan resmi.

Selain menerima PMN tahap I, saat ini perusahaan juga tengah mengusulkan penambahan PMN 2021 tahap II dan III sebesar Rp 19 triliun yang akan digunakan untuk mengoptimalkan pembangunan di 8 ruas Tol Trans-Sumatera di antaranya ruas Medan-Binjai, ruas Pekanbaru -Dumai, ruas Binjai -Langsa seksi Binjai-Pangkalan Brandan, ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, ruas Sp. Indralaya-Muara Enim, ruas Kisaran-Indrapura, ruas Sigli-Banda Aceh, dan ruas Pekanbaru -Pangkalan.

 

 

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN