Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi emas digital

Ilustrasi emas digital

ICDX Bidik 5 Pedagang Emas Digital di Semester I-2022

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:17 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Sejalan dengan arahan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan yang mendorong masyarakat untuk bertransaksi emas digital, Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) sebagai penyelenggara pasar fisik emas digital menargetkan akan ada lima pedagang emas fisik secara digital yang terdaftar di ICDX untuk semester I-2022.

“ICDX menargetkan akan ada lima pedagang emas fisik secara digital yang terdaftar di ICDX untuk semester I-2022. Saat ini sudah ada tiga pedagang emas fisik secara digital yang terdaftar di ICDX yakni Treasury, Indogold, dan LakuEmas,” kata Research and Development ICDX Nikolas Presetia dalam commodity outlook ICDX Group Research, Selasa (25/1).

Baca juga: Peningkatan Tensi Geopolitik di Ukraina Angkat Harga Emas ke US$ 1.843,26 

Adapun, komoditas emas menurutnya pada Januari 2022 ini telah menyedot banyak perhatian dari para trader.  Hal itu tak terlepas dari isu besar utama terkait normalisasi melalui kebijakan moneter dan kebijakan stimulus dari Amerika Serikat.

“Ini bukan sembarang normalisasi. Dari AS mereka masih optimis terkait perubahan kebijakan moneter dan pengetatan karena kondisi ekonomi AS yang cukup oke. Kalau ekonomi oke maka menggerakkan mata uang USD dan ini efeknya ke emas karena denominasinya dalam USD. Maka, harga emas akan ikut menarik,” katanya.

Di sisi lain, emas banyak diminati karena fungsinya sebagai safe haven dan kini semakin dijamin dengan telah diaturnya Perdagangan Fisik Emas Digital yang diselenggarakan melalui bursa berjangka sesuai dengan Peraturan Bappebti No. 4 Tahun 2019.

Baca juga: ICDX : Harga Emas Turun Tipis ke Level US$ 1.833.24 Per Troy Ounce

“Berdasarkan peraturan tersebut, pedagang dan nasabah sama-sama dapat memastikan bahwa emas yang ditransaksikan ada. Mekanisme untuk perdagangan fisik emas digital terdapat dua jenis, yakni penyepadanan di dalam bursa dan di luar bursa. Perbedaannya terdapat pada matching transaksinya, jika di luar bursa maka transaksi terjadi di penyedia platform perdagangan emas. Sementara, mekanisme melalui bursa akan disepadankan di dalam bursa, di mana permintaan beli dan jual akan masuk melalui perantara dan ditemukan melalui bursa, dikliringkan oleh lembaga kliring yakni Indonesia Clearing House, dan kemudian dilaporkan kepada Bappebti, Kementerian Perdagangan,” jelas Nikolas.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN