Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza.

Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza.

IHSG Akhir Pekan Merah di Level 6.373

Jumat, 15 Januari 2021 | 15:15 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id —Sejumlah sentimen positif tidak mampu mendongkrak indeks harga saham gabungan (IHSG) akhir pekan (15/1/2021) yang ditutup merah, di level 6.373,41. IHSG melemah akibat aksi profit taking investor,

Sentimen positif dari global datang dari rencana Joe Biden yang akan merilis stimulus sebesar US1,9 triliun, pernyataan the Fed akan terus menerapkan kebijakan akomodatif, dan uji vaksin J&J.

Sedangkan dari dalam negeri sentimen positif datang dari euforia vaksinasi yang mulai dijalankan Rabu (13/1/2021) dan terus bergulir di sejumlah daerah, dan surplus neraca perdagangan yang mencapai US 21,74 miliar.

Kinerja IHSG akhir sesi II Jumat (15/1/2021). Sumber: BSTV
Kinerja IHSG akhir sesi II Jumat (15/1/2021). Sumber: BSTV

Seperti dilaporkan BeritaSatuTV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 15.01 WIB, tercatat indeks terkoreksi -54,90 poin atau -0,85% ke level 6.373,41.

Pelemahan juga dialami Indeks LQ 45 yang turun -1,54% ke posisi 986.994.

Sebanyak 27,4 miliar lebih lembar saham telah diperdagangkan hingga tutup sesi II, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 23,0 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 1.710.000 kali transaksi.

Sembilan sektor negatif dan menahan indeks di zona merah.

Pelemahan dipimpin sektor aneka industri yang jatuh -2,43%, disusul sektor perkebunan yang terpangkas -1,43%, dan sektor finansial yang terdepresiasi -1,41%, serta sektor manufaktur yang tergerus -0,98%.

Sementara sektor properti menjadi satu-satunya  yang berkinerja baik, dengan penguatan 1,01%,.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN