Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor memperhatikan pergerakan saham di Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan A Rachim

Investor memperhatikan pergerakan saham di Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan A Rachim

IHSG Aman di Zona Hijau, Saham Emiten Baru Terus Melaju

Nabil Al Faruq, Rabu, 19 Februari 2020 | 12:56 WIB

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (19/2), ditutup naik 30,7 poin (0,52%) ke level 5.917,6. Level tertinggi indeks mencapai 5.920,6, sedangkan terendah 5.898,7.

Sebanyak 210 saham harganya naik, 138 saham turun, dan 133 saham stagnan. Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I sebsar Rp 2,84 triliun. Investor asing mencatat transaksi jual bersih (net sell) di semua pasar sebesar Rp 65 miliar.

Berdasarkan data dari RTI, saham-saham pencetak keuntungan tertinggi (top gainers) adalah saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI), PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA).

Harga ASPI melonjak 25%, PURA menguat 6,86%, ANTM meningkat 3,62%, WSKT naik 3,35%, dan DADA terangkat 3,16%.

Seperti diketahui, Andalan Sakti Primaindo baru saja mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Februari 2020. Harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham perusahaan properti itu sebesar Rp 105.

Saat hari pertama, saham emiten baru tersebut langsung melonjak 70% atau terkena penolakan otomatis (autorejection) batas atas. Adapun hingga sesi I perdagangan hari ini, saham perseroan berkode ASPI bertengger di level Rp 300 atau sudah naik hingga 85,7%.

Sementara itu, saham-saham yang harganya turun paling tajam (top losers) adalah saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE), dan PT Pelayaran Tamarin Samudera Tbk (TAMU).

Harga TOPS terpangkas 25,37%, AYLS terkoreksi 25%, TAMA melemah 11,81%, TELE turun 6,60%, dan TAMU tergerus 3,03%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN