Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pialang memantau jalannya perdagangan saham di sebuah sekuritas, Jakarta. Indeks harga saham gabungan pekan ini berpotensi menguat, didorong oleh sejumlah rilis laporan keuangan emiten. Investor Daily/DAVID

Pialang memantau jalannya perdagangan saham di sebuah sekuritas, Jakarta. Indeks harga saham gabungan pekan ini berpotensi menguat, didorong oleh sejumlah rilis laporan keuangan emiten. Investor Daily/DAVID

IHSG Anjlok Hingga 3,55% di Awal Perdagangan

Parluhutan Situmorang, Jumat, 28 Februari 2020 | 09:12 WIB

JAKARTA, Investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka langsung anjlok hingga 5.436, diandingkan penutupan kemarin 5.535. Saat ini, penurunan indeks telah mencapai 193 poin (3,55%) menjadi 5.342.

Pelemahan indeks masih dipengaruhi dampak negatif wabah virus corona terhadap perekonomian global. Sentimen ini juga telah memicu indeks Wall Street jatuh. Dow Jones turun tajam sebesar -1192,95 poin (-4,43%), sehingga selama empat Dow Jones telah turun sangat tajam sekitar -3,216 poin (-11,60%).

Pemicu utama pelemahan indeks Dow Jones masih berasal dari kekhatiran virus corona terhadap ekonomi global. Apalagi jumlah korban hingga 27 Februari telah mencapai 2.810 orang tewas dan 82.500 orang terjangkit virus Corona.

MNC Sekuritas menyebutkan bahwa sentimen negatif tersebut dikhwatirkan memicu lebih lanjut penurunan indeks hari ini. Penurunan juga terlihat dari  kejatuhan EIDO sebesar -5,35% dan jatuhnya harga beberapa komoditas seperti minya sebesar 4,33%, nikel 0,85%, dan timah -1,82%.

“Memang secara valuasi IHSG sudah murah, tetapi peluang IHSG kembali turun lebih besar akibat kekhawatiran virus corona secara global. Oleh karena itu, kami merekomendasikan sangat selektif, jika investor ingin melakukan trading harian dan difokuskan saham dari sektor logam emas, infrastruktur jalan tol, CPO, dan properti,” tulis MNC Sekuritas.

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN