Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indeks Harga Saham Gabung di Bursa Efek Indoneaia

Indeks Harga Saham Gabung di Bursa Efek Indoneaia

IHSG Berbalik Menguat, Saham BBRI dan TLKM Cetak Nilai Transaksi Terbesar

Nabil Al Faruq, Rabu, 20 November 2019 | 16:56 WIB

JAKARTA, Investor.id – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), menjadi paling aktif ditransaksikan dari sisi nilai (top value) hingga penutupan perdagangan Rabu (20/11).

Harga BBRI naik 0,72% dengan nilai transaksi Rp 652 miliar, saham TLKM menguat 1,74% dengan nilai transaksi Rp 603 miliar, BBCA terangkat 0,55% dengan nilai perdagangan Rp 227 miliar, BBNI menguat 0,66% disertai dengan nilai transaksi Rp 184 miliar, dan saham BMRI turun 0,70% dengan nilai transaksi Rp 166 miliar.

Adapun, indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik menguat tipis 3,02 (0,04%) menjadi 6.155 pada penutupan perdagangan saham hari ini. Sedangkan pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buying) saham hingga Rp 101 miliar.

Sebanyak 157 saham harganya naik, 238 saham turun, dan 153 saham stagnan. Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 6,55 triliun. Penguatan juga didukung sejumlah sektor saham, yaitu sektor agribisnis, pertambangan, konsumer, perdagangan, keuangan, dan infrastruktur. Sedangkan pelemahan dicetak saham sektor basic industry, manufaktur, aneka industry, dan properti.

Beberapa saham yang mengalami net buying investor asing sepanjang hari ini, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 219 miliar, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 105 miliar, dan saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) senilai Rp 12,5 miliar. Adapun, saham yang mengalami net selling investor asing, yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) sebsar Rp 77 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) mencapai Rp 46 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencapai Rp 27 miliar.

Beberapa saham yang mencatatkan lonjakan harga hingga penutupan Rabu (20/11), yaitu saham PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) naik Rp 39 (33,05%) menjadi Rp 156, saham PT Multifilling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) naik Rp 109 (25%) menjadi Rp 545, dan saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PIKO) menguat Rp 890 (24,86) menjadi Rp 4.470.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA