Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pialang memantau pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily /David Gita Roza

Pialang memantau pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily /David Gita Roza

IHSG Berhasil Keluar dari Zona Merah, Mengapa?

Kamis, 17 Nov 2022 | 12:41 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Dibuka turun 13,84 poin (0,20%) di posisi 7.000, IHSG keluar dari zona merah dan berhasil berada di tutup positif pada perdagangan sesi I, Kamis (17/11/2022). IHSG ditutup menguat 2,88 poin (0,04%) ke level 7.017,27. Mengapa?

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, pergerakan IHSG cenderung lesu, namun berangsur naik di menit-menit perdagangan sesi I ditutup. Berakhirnya G20 yang menghasilkan kerjasama  investasi di sejumlah negara turut menjadi angin segar.

Baca juga: Matahari (LPPF) Luncurkan Program Manajemen Limbah Tekstil

“Pelaku pasar dan investor menanti keputusan kebijakan moneter BI yang akan dirilis hari ini di mana konsensus pasar masih  memproyeksi adanya kenaikan suku bunga agresif,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalm risetnya, Kamis (17/11/2022).

Advertisement

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, pergerakan IHSG pun yang cenderung lesu turut dibayangi kenaikan kasus Covid-19. Pada saat yang sama, kekhawatiran meningkatnya tensi geopolitik yang menjalar ke negara tetangga Polandia yang telah menewaskan dua warga sipil di mana insiden jatuhnya roket yang keluar jalur lintasan turut menghantui dengan spekulasi seberapa besar dampak ekonomi akan semakin meluas sebagaimana dalam hal ini tetap Rusia yang disalahkan Polandia.

Baca juga: Pemegang Lima saham ini Lagi Untung Besar, Termasuk Kamu?

“Meskpun, dari hasil investigasi awal roket tersebut bukan kesengajaan dari Rusia, melainkan berasal dari misil atas pertahanan udara Ukraina yang terbakar untuk melindungi wilayah teritorinya,” tambah Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, resesi pun sudah melanda ekonomi Rusia setelah selama 9 bulan melancarkan invasinya ke Ukraina di mana selama dua kuartal terakhir ekonominya terkontraksi. Hal ini menunjukan bahwa sanksi barat terhadap Rusia cukup efektif menekan ekonomi Rusia sebagaimana 40% kontribusi pendapatan terbesarnya berasal dari Migas.

Baca juga: Saham Sektor Keuangan Naik Tinggi, IHSG Ditutup Positif pada Sesi I

“PTPP. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 880-980. Dengan PER; 20,74x dan PBV; 0,53x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com