Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layar elektronik menampikan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Layar elektronik menampikan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Berpeluang Lanjutkan Koreksi, Pantau Tujuh Saham Ini

Kamis, 26 November 2020 | 08:15 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor. Id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi lanjutkan koreksi dengan kisaran pergerakan 5622-5710 sepanjang hari ini. Beberapa saham yang layak untuk dicermati secara teknikal adalah ASII, UNVR, KLBF, ERAA, HOKI, ICBP, INDF.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal, IHSG bergerak overshoot ditarget fibonacci retracement 161,8% pada level 5.750, namun indeks kemarin justru turun dengan membentuk pola bearish engulfing dengan indikasi reversal jangka pendek.

Indikator Stochastic menunjukkan indeks overbought dan berpotensi dead-cross. Indikator MACD menunjukkan pergerakan indeks overvalue dan RSI bergerak menjenuh pada area yang tinggi secara momentum. “Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi terkoreksi lanjutan dengan support resistance 5622-5710. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ASII, UNVR, KLBF, ERAA, HOKI, ICBP, INDF,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Pergerakan indeks juga dipengaruhi atas indeks Dow Jones terkoreksi 0,58% setelah sehari sebelumnya melonjak hingga di atas level baru 30.000. Indeks S&P500 juga turun 0,16%. Pelemahan dipicu lonjakan pengangguran di Amerika Serikat (AS) sebagai gambaran lambatnya pemulihan ekonomi negara tersebut.

Kemarin, IHSG juga 21,78 poin (-0.38%) ke level 5.679,25 dipicu pelemahan saham-saham sektor aneka industri (-2,83%) dan infrastruktur (-1,56%), apalagi setelah saham ASII (-4,31%) dan JSMR (-4,42%) turun dalam. Koreksi wajar menjadi faktor utama pelemahan IHSG setelah alami penguatan signifikan sepanjang November.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN