Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawan melintas di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Bisa Menguat, Investor Pantau 10 Saham Ini

Kamis, 25 Februari 2021 | 07:10 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak konsolidasi dengan potensi menguat dalam kisaran support-resistance 6.193-6.323. Sedangkan sejumlah saham yang layak untuk dicermati adalah AALI, ADRO, AGII, BBNI, BMRI, BSDE, ICBP, MNCN, WIKA, dan WSKT.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal, IHSG sedang pulled back upper bollinger bands, namun pelemahannya masih tertahan pada support rata-rata 5 hari di level 6.242. Hal ini mengindikasikan bahwa indeks masih tren menguat, meskipun terjadi koreksi pada perdagangan sebelumnya.

Indiaktor RSI menunjukkan pergerakan IHSG sedang melandai dengan peningkatan volume perdagangan, “sehingga secara teknikal IHSG masih bergerak terkonsolidasi dengan potensi menguat. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AALI, ADRO, AGII, BBNI, BMRI, BSDE, ICBP, MNCN, WIKA, WSKT,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Pergerakan indeks juga akan didukung sentimen positif lonjakan bursa Wall Street semalam, yaitu Dow Jones menguat 1,35%, Nasdaw naik hingga 0,99%, dan S&P500 menguat 1,14%. Penguatan indeks juga diikuti berlanjutnya laju harga minyak dunia ke level 64,59 per barel. Mayoritas indeks saham Asia ditutup melemah kemarin, seperti Indeks Nikkei (-1.61%), TOPIX (-1.82%), HangSeng (-2.99%) dan CSI300 (-2.55%) turun setelah pemerintah di Hongkong merencanakan menaikan pajak perdagangan.

Adapun, IHSG terkoreksi 21,75 poin (-0.35%) ke level 6.251,05 dipicu penurunan saham-saham disektor industri dasar (-2.22%), pertambangan (-1.65%), dan aneka industri (-1.30%). Investor melakukan realisasi keuntungan jangka pendek setelah alami penguatan pada sektor tersebut. Investor asing mencatat aksi beli bersih saham hingga Rp 302,20 miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN