Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pegawai berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pegawai berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

IHSG Bisa Menguat, Pantau 13 Saham Ini

Rabu, 7 April 2021 | 07:35 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menguat dalam kisaran 5.962-6.093. Sedangkan sejumlah saham yang layak untuk dicermati adalah ACST, ADHI, ADRO, ANTM, BBNI, BBRI, BSDE, JSMR, MAPI, PGAS, SMGR, WIKA, dan WSKT.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal, IHSG bergerak terkonsolidasi membentuk pola rebound di level support dan whipsaw pada level psikologis 6000. Indikator stochastic menunjukkan pergerakan mendatar IHSG pada area mendekat oversold dengan MACD bergerak undervalue dengan divergence poisitif dengan histogram.

“Pola teknikal tersebut berpotensi mendorong IHSG menguat dalam kisaran support resistance 5962-6093. saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ACST, ADHI, ADRO, ANTM, BBNI, BBRI, BSDE, JSMR, MAPI, PGAS, SMGR, WIKA, WSKT,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Sedangkan bursa saham Wall Street semalam ditutup melemah, indeks Dow Jones terkoreksi 0,29%, indeks Nasdaq melemah 0,05%, dan S&P500 turun 0,10%. Hal berbeda dengan indeks future ketiga bursa tersebut menunjukkan penguatan pagi hari ini.

Kemarin, IHSG berhasil menguat 32,48 poin (+0,54%) ke level 6.002,77 atau bertahan di zona psikologis 6.000. Penguatan didukung kenaikan saham-saham sektor pertambangan (+2,22%) dan properti (+1,02%). Penguatan didukung saham-saham yang yang memiliki kaitan dengan pembentukan Indonesia Battery Corporation naik setelah Mentri BUMN memastikan kerjasama pengembangan proyek pabrik listrik aliasa EV battery dengan Tiongkok.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN