Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang investor mencatat pergerakan indeks di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Seorang investor mencatat pergerakan indeks di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

IHSG Bisa Menguat, Pantau Sembilan Saham Ini

Senin, 22 Februari 2021 | 07:19 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan menguat dalam kisaran 6157-6282 pada perdagangan awal pekan ini. Sedangkan beberapa saham yang layak untuk dicermati adalah ADRO, ANTM, ASII, BMRI, INDF, JSMR, MNCN, MYOR, dan SMGR.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal, IHSG terkonsolidasi dengan bertahan di atas rata-rata 20 hari pada kisaran level 6.157. Hal ini memberikan signal bahwa tren penguatan indeks masih kuat, meskipun potensi terkoreksi tetap wajar seperti digambarkan indikator momentum seperti Stochastic dan RSI.

“Indikator MACD menunjukkan IHSG mengarah cross over pada zona overvalue dengan akselerasi histogramnya yang cenderung turun, sehingga indeks diperkirakan bergerak mencoba menguat pada perdagangan di awal pekan dalam rentang support resistance 6.157-6.282,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Akhir pekan lalu, bursa Eropa ditutup menguat didukung penguatan indeks Eurostoxx (+0.88%), FTSE (+0.10%), dan DAX (+0.77%). Sedangkan indeks Wall Street ditutup bervariasi dengan kecenderungan melemah. Bursa Asia juga ditutup bervariasi dimana pelemahan terjadi pada indeks saham Nikkei (-0.72%) dan TOPIX(-0.67%) di Jepang.

Adapun, IHSG ditutup naik 31,62 poin (+0.51%) ke level 6.231,93 dengan pergerakan melemah di awal sesi perdagangan. Kenaikan ditopang penguatan saham-saham sektor Keuangan (+1,04%) dan pertambangan (+0,68%). Optimisme investor sedikit kembali setelah alami aksi jual pasca direvisinya pertumbuhan ekonomi oleh Bank Indonesia Kamis lalu.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN