Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.   Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Cenderung Berfluktuasi, Pemodal Disarankan Pantau 8 Saham Ini

Kamis, 21 Januari 2021 | 07:32 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang bergerak fluktuatif setelah kemarin mengalami lonjakan. Sedangkan sejumlah saham ini layak untuk dicermati pemodal, yaitu AALI, ADRO, AKRA, ASRI, BNLI, IMAS, SILO, dan WIKA.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatatakan, secara teknikal, IHSG whipsaw di level rata-rata 5 hari dengan potensi uji resistance fractal pada kisaran 6.472 sebagai konfirmasi penguatan. Indikator stochastic menunjukkan indeks dalam tekanan bearish dengan indikator RSI yang bergerak bearish momentum menjadi signal pemberat pergerakan IHSG mencapai pengujian resistance.

“Kami memperkirakan IHSG cenderung bergerak kembali fluktuatif dengan saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal AALI, ADRO, AKRA, ASRI, BNLI, IMAS, SILO, WIKA,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi lonjakan indeks Wall Street setelah Biden dilantik menjadi presiden Amerika Serikat (AS) menggantikan Trump semalam. Indeks Dow Jones naik 0,8%, Nasdaq hingga 1,97%, dan S&P500 melambung 1,39%.

Kemarin, IHSG ditutup naik signifikan 107,90 poin ke level 6.429,76 didukung lonjakan saham sektor pertambangan sebesar 5,60%. ANTM naik 17,71%, TINS 12,81%, dan INCO 11,76% setelah kompak alami pelemahan diperdagangan sebelumnya. Rantai produksi mobil tesla di Indonesia mulai terpetakan dimana ANTM dan TINS dikabarkan terlibat, sehingga mampu rebound. Investor asing net buy Rp 756,26 miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN