Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Investor melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Cenderung Fluktuatif, Pantau 7 Saham Ini

Selasa, 19 Januari 2021 | 07:38 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indoensia (BEI) diproyeksikan bergerak fluktuatif dalam kisaran support resistance 6.275-6.400 sepanjang hari ini. Sedangkan beberapa saham yang layak untuk dicermati adalah BBCA, GGRM, HMSP, ICBP, INDF, TOWR, UNVR.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal, IHSG bergerak tidak mampu berbalik di atas support MA5 dan bergerak cenderung alami momentum bearish dari indikator RSI dan Stochastic menunjukkan IHSG sedang dead-cross.

“Indikator MACD bergerak cross over negatif. Sehingga kami perkirakan IHSG berpotensi kembali berfluktuatif dengan kecenderungan tertakan dengan support resistance 6275-6400. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; BBCA, GGRM, HMSP, ICBP, INDF, TOWR, UNVR,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Pergerakan indeks juga dipengaruhi libur bursa semalam. Sedangkan mayoritas indeks saham Asia kemarin bergerak terkonsolidasi dengan pelemahan kontras pada indeks saham Jepang, seperti NIKKEI (-0.97%) dan TOPIX (-0.60%) dan penguat pada indeks saham Tiongkok seperti HangSeng (+1.01%) dan CSI300 (+1.11%) naik lebih dari sepersen setelah data pertumbuhan ekonomi tiongkok naik lebih dari ekspektasi sebesar 6.5% berbanding 6.1% ekspektasi awal. Hal ini mencerminkan pemulihan ekonomi yang masif di Tiongkok pasca menjadi epicentrum covid-19.

Adapun, IHSG ditutup naik 16,42 poin (+0.26%) ke level 6.389,83 didukung penguatan saham-saham di sektor konsumsi (+2,22%), aneka industri (+0,95%), dan keuangan (+0,41%). Hal berbeda ditunjukkan saham-saham sektor pertambangan dengan penurunan (-2,88%) dan pertanian (-3,11%). Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham hingga Rp 200,94 miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN