Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Main Hall Bursa Efek Indonedia (BEI) di Jakarta, Jumat (24/4/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Main Hall Bursa Efek Indonedia (BEI) di Jakarta, Jumat (24/4/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Cenderung Koreksi, Cermati SMRA, INTP, ITMG, dan CPIN

Parluhutan Situmorang, Jumat, 29 Mei 2020 | 08:56 WIB

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia diproyeksikan bergerak melemah dengan kisaran pergerakan4.628 - 4.780. Adapun, beberapa saham yang layak untuk dicermati adalah SMRA, INTP, ITMG, dan CPIN.

Sinarmas Sekuritas menyebutkan pergerakan indeks dipengaruhi atas pelemahan indeks Wall Street semalam. Secara teknikal, IHSG berhasil breakout resistance 4.697. IHSG juga berpeluang melanjutkan penguatan dengan mencoba resistance 4.754 dan 4.780.

Sedangkan indikator Stoc osc dan MACD mengindikasikan indeks dalam pola uptrend “Namun apabila gagal bertahan di atas 4.697, IHSG akan menguji support 4.628 dan 4.597,” tulisnya dalam riset hari ini di Jakarta.

Kemarin, IHSG ditutup lanjutkan penguatan 74,63 poin (+1.61%) ke level 4.716.18 dengan saham-saham sektor keuangan (+3.92%) dan aneka industri (+3.14%) ditutup optimis. Saham-saham perbankan kembali menguat dengan BBCA (+6.65%), BMRI (+4.38%), BBTN (+3.85%) dan BBRI (+3.80%) naik signifikan.

Pergerakan indeks juga dipengaruhi pelemahan indeks Wall Street semalam, yaitu Dow Jones terkoreksi 0,58%, indeks S&P500 melemah 0,21%, dan indeks Nasdaq ditutup turun 0,46%. Begitu juga dengan indeks future Wall Street bergerak melemah, yaitu Dow Jones turun 0,46%, S&P Futures terkoreksi 0,39%, dan Nasdaq turun 0,44%. Berikut beberapa saham yang layak dicermati:

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)

SMRA direkomendasikan hold SMRA dengan peluang mencoba break resistance Rp 468. Jika berhasil melanjutkan break resistance, SMRA akan mencoba resistance Rp 476 dan Rp 505. Namun, apbila gagal break resistance, SMRA akan kembali menguji support Rp 446 dan 434.

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

INTP direkomendasikan buy on weakness dengan peluang lanjutkan penguatan ke level resistance Rp 12.400 dan Rp 12.800. Namun apabilan gagal bertahan di atas Rp 11..850, INTP akan menguji support Rp 11.750 dan Rp 11.575.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

ITMG direkomendasikan hold dengan peluang lanjutkan penguatan ke level Rp 8.300 dan Rp 8.475. Hal ini bisa dicapai, apabila ITMG bertahan di atas resistance Rp 8.100.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)

Saham CPIN direkomendasikan hold dengna peluang mencoba menuju resistance Rp 5.250 dan Rp 5.325. Target tersebut bisa dicapai, apabila CPIN berhasill break resistance Rp 5.150.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN