Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sejumlah karyawan melintas di depan layar elektronik yang menampilkan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Sejumlah karyawan melintas di depan layar elektronik yang menampilkan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Cenderung Naik, Perhatikan AALI, ADHI, INCO, JSMR, Hingga UNVR

Selasa, 29 September 2020 | 08:04 WIB
Paraluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak menguat dalam kisaran 4.816-5.070. Sejumlah saham yang layak untuk dicermati adalah AALI, ADHI, INCO, JSMR, LINK, LPCK, MAIN, PWON, SMGR, SMRA, dan UNVR.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal, IHSG bergerak terkonsolidasi setelah tidak mampu break out bearish trend jangka menengah dengan konsfirmasi pada level psikologis 5.000. Pergerakan IHSG tertahan oleh moving average lima hari dan indikator stochastic menunjukkan signal golden-cross pada area oversold dan MACD terlihat divergence positif.

“Pola teknikal tersebut berpotensi mendorong IHSG menguat dengan level support resistance 4.816-5.070. Sedangkan beberapa saham yang dapat dicermati adalah AALI, ADHI, INCO, JSMR, LINK, LPCK, MAIN, PWON, SMGR, SMRA, dan UNVR,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.

Pergerakan indeks juga bakal dipengaruhi lonjakan indeks Wall Street semalam, yaitu indeks Dow Jones naik 1,15%, indeks Nasdaq menguat hingga 1,87%, dan indeks S&P500 naik mencapai 1,61%. Indeks future ketiga indeks juga menunjukkan penguatan hingga pagi hari ini. Sedangkan harga minya berada di level US$ 40,65 per barel dan emas berada di level US$ 1.889,50 per troy once.

IHSG kemarin ditutup melemah 39,24 (0,79%) menjadi 4.906,55. IHSG bergerak dalam rentang 4.905,51-4.991,76 dengan nilai penjualan bersih (net sell) pemodal asing senilai Rp 673,67 miliar. Penurunan indeks dipicu koreksi harga sebanyak 235 saham dan 156 saham bergerak stagnan. Hanya 184 saham yang berhasil menguat pada perdagangan awal pekan ini. Nilai transaksi saham mencapai Rp 6,31 triliun.


 


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN