Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung memantau pergerakan harga saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung memantau pergerakan harga saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Cenderung Tertekan, Pantau 8 Saham Ini

Rabu, 20 Januari 2021 | 07:27 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi kembali tertekan dalam kisaran support resistance 6.237-6.389 sepanjang hari ini. Berikut beberapa saham yang layak untuk dicermati AALI, AKRA, ICBP, IMJS, SIDO, SILO, SIMP, dan UNVR.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, IHSG bergerak pada momentum bearish setelah kembali tidak berhasil whipsaw di level rata-rata 5 hari. Indikator stochastic mengonfirmasi momentum bearish setelah dead-cross pada area overbought dengan indikator MACD yang bergerak cross over negatif. “Pola teknikal tersebut mengindikasikan peluang IHSG tertekan dengan support resistance 6237-6389. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AALI, AKRA, ICBP, IMJS, SIDO, SILO, SIMP, UNVR,” tulisnya di Jakarta, kemarin.

Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi atas penguatan indeks global, seperti Wall Street semalam. Indeks Dow Jones berhasil rebound dengan kenaikan 116,3 poin, indeks S&P500 menguat 30,7 poin, dan indeks Nasdaq 198,6 poin. Penguatan didukung sentimen positif atas pernyataan menteri keuangan AS Yenet Yellen di hadapan anggota parlemen.

Kemarin, IHSG turun 67,98 poin (-1.06%) ke level 6.321,86 dipicu penurunan saham-saham sektor pertambangan (-3,36%) dan property (-2,60%) melanjutkan koreksi yang terjadi dengan saham ANTM, NIKL dan TINS auto rejections bawah. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 277,10 miliar dengan saham INCO dan ANTM yang terbanyak secara value net buy asing.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN