Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pekerja di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pekerja di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG dan Bursa Asia Kompak Melemah, Pelaku Pasar Lagi Harap-harap Cemas

Kamis, 10 Nov 2022 | 12:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Dibuka melemah 53,24 poin (0,75%) di posisi 7.016, IHSG terpangkas 98,66 poin (1,4%) pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (10/11/2022). IHSG dan bursa regional Asia kompak melemah. Hal ini karena pelaku pasar lagi harap-harap cemas atau H2C.

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, IHSG dan bursa Asia melemah hal ini seiring dengan sikap pasar yang tengah H2C menanti rilis data inflasi dan hasil pemilu sela di Amerika Serikat. “Pelaku pasar dan investor cenderung menanti data inflasi yang akan rilis akhir pekan ini, dimana data tersebut tentunya akan menjadi rujukan bank sentral AS dalam menerapkan kebijakan moneternya,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Kamis (10/11/2022).

Baca juga: Pabrik Emas Kedua Mulai Operasi, Produksi Bumi Minerals (BRMS) Makin Tokcer

Di sisi lain, Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, juga pasar juga menunjukkan kehati-hatian menunggu hasil tersebut-partai. Hal itu akan menjadi mayoritas di house of repersentatif (DPR) maupun di senat. “Pasar tampaknya lebih berharap Partai Republik untuk merebut kembali DPR, hal ini sebagai upaya dalam menyeimbangkan pengambilan keputusan politik dan anggaran dan lainnya antara legislatif dan esekutif,” tambah Pilarmas Investindo Sekuritas.

Advertisement

Sementara dari dalam negeri, Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan Kementerian Kesehatan  (kemenkes) memprediksi puncak kasus subvarian Omicron XBB di Indonesia bisa mencapai 20 ribu kasus sehari. Kasus covid di dalam negeri menuunjukan adanya kenaikan dimana dalam catatan Kementerian Kesehatan RI di periode 4 Oktober hingga 8 November, tercatat 27.081 pasien positif Covid-19 dirawat di RS.

Baca juga: Lippo Karawaci (LPKR) Bukukan Prapenjualan Rp 3,5 Triliun

“Tentunya ini membuat pasar agak cemas dengan kondisi adanya kenaikan kasus tersebut akibat dari varian baru. Sehingga ini akan menekan momentum pemulihan ekonomi nasional di tengah ekonomi dalam negeri berusaha bangkit di tengah ketidakpasrian kondisi global saat Ini,” jelas Pilarmas Investindo Sekuritas.

Sementara sesi pertama perdagangan hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar ZATA, BSBK, UANG, KETR, OMRE. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar BNBR, BBYB, ITMG, GOTO, BTPS.

Baca juga: BSBK Lagi-lagi Kasih Untung Besar, Ada Empat Saham Lainnya Loh!

“MPPA. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 139-157. Dengan PER; -x dan PBV:5,43x, “ tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com