Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang investor memotret pergerakan indeks di BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: DAVID

Seorang investor memotret pergerakan indeks di BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: DAVID

IHSG dan Kapitalisasi Pasar Menguat Tipis dalam Sepekan

Mashud Toarik, Sabtu, 12 Oktober 2019 | 09:24 WIB

Jakarta, investor.id  – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir, tanggal 7 hingga 11 Oktober 2019 tercatat mengalami pergerakan positif. Tercermin dari posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat sebesar 0,73% menjadi 6,105.800 dari 6.061,252 pada pekan sebelumnya.

Sekteraris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadano mengatakan senada dengan IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga mengalami peningkatan sebesar 0,75% menjadi sebesar Rp7.018,609 triliun dari Rp6.966,669 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

“Sementara itu untuk, data rata-rata transaksi BEI mengalami variasi pergerakan data yaitu, kenaikan terdapat pada rata-rata volume transaksi yaitu, sebesar 0,97% menjadi 14,776 miliar unit saham dari 14,634 miliar unit saham selama pekan lalu,” urai Aji sebagaimana dikutip dari keterangan resmi yang diterima Majalah Investor, Sabtu (12/10/2019).  

Posisi penurunan terjadi pada rata-rata nilai transaksi dan rata-rata frekuensi transaksi. Rata-rata nilai transaksi mengalami penurunan sebesar 1,06% menjadi Rp7,906 triliun dari Rp7,991 triliun pada penutupan pekan lalu, sementara rata-rata frekuensi transaksi mencatatkan perubahan sebesar 5,01% atau menjadi sebanyak 466,851 kali transaksi dari 491,470 ribu kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.

Adapun terkait aktivitas investor asing, BEI mencatat, sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp50,680 triliun. Pada penutupan perdagangan, Jumat (11/10/2019) investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp477,81 miliar.

Sementara itu, BEI juga menyampaikan masuknya dua Perusahaan Tercatat yang ke-39 dan ke-40 pada tahun ini, diawali pada Senin (7/10/2019) PT Gaya Abadi Sempurna Tbk dengan kode saham SLIS, bergerak pada sektor Miscellaneous Industry dan Subsektor Electronics dan pada Rabu (9/10/2019) PT Trinitan Metals and Minerals Tbk dengan kode saham PURE, bergerak pada sektor Basic Industry and Chemicals dan Subsektor Metal and Allied Products.

Pekan ini juga terdapat pencatatan surat utang, yakni pada Senin (7/10/2019), Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap VI Tahun 2019, yang diterbitkan oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap VI Tahun 2019 nilai nominal Rp1.192.000.000.000. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk Obligasi adalah idAAA (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 79 Emisi dari 42 Perusahaan Tercatat senilai Rp89,87 triliun.

Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 417 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp440,90 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 118 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp2.660,03 triliun dan US$400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp8,79 triliun.   

 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA