Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
IHSG Melemah.  Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

IHSG Melemah. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

IHSG Jumat Pagi Dibuka Turun ke Level 5.940

Gora Kunjana, Jumat, 21 Februari 2020 | 09:30 WIB

JAKARTA, investor.id – Setelah 4 hari beruntun ditutup di zona hijau, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Jumat pagi (21/2/2020) berbalik arah ke zona merah.

IHSG dibuka melemah 1,7 poin atau ke level 5.940,79. Demikian juga kelompok saham unggulan Indeks LQ45 turun 0,37 poin atau 0,04% ke posisi 968,17.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 93 juta lembar saham telah diperdagangkan di menit awal, dengan nilai perdagangan sekitar Rp 88 miliar, dan frekuensi perdagangan baru sekitar 5.575 kali transaksi.

Sebanyak lima sektor berkinerja buruk dan menyeret indeks kembali ke zona merah. Pelemahan terdalam dialami sektor industri dasar yang turun -0,9%, dan sektor manufaktur yang melemah -0,47%.  

Semantara itu bursa Asia pada Jumat pagi ini bergerak miixed. Dua indeks menguat, dan tiga indeks lainnya melemah.

Kinerja bursa Asia, Jumat pagi (21/2/2020). Sumber: BSTV
Kinerja bursa Asia, Jumat pagi (21/2/2020). Sumber: BSTV

Prediksi analis

Victoria Sekuritas memperkirakan IHSG berada di rentang 5.898-6.000 untuk perdagangan Jum’at (21/2).

Victoria merekomendasikan Buy INCO (TP 3.220), PGAS (TP 1.580), dan ITMG (TP 11.175). Sell HOKI (TP 970) dan IRRA (TP 730).

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG kembali menguat terbatas, menguji resistance level 5950- 5975 di akhir pekan ini (21/2).

Saham-saham bank, terutama big 4 (BBCA, BBNI, BBRI dan BMRI) diperkirakan masih menjadi mover IHSG, menyusul keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan 7-day RR Rate sebesar 25 bps menjadi 4,75% (20/2).

Saham lain yang berpeluang menjadi mover IHSG (21/2) adalah ASII yang juga cukup sensitive terhadap perubahan sukubunga.

Masih terkait hal ini, Investor dapat mencermati peluang buy on support pada saham-saham properti dan real estate terutama BSDE, CTRA dan PWON (21/2).

Selain saham-saham di atas, Investor dapat mencermati potensi berlanjutnya akumulasi beli saham-saham tambang (PTBA, ADRO, ITMG) menyusul laporan Kementerian ESDM yang memperkirakan tren positif pada investasi di sektor ketenagalistrikan Indonesia.

Indosurya Bersinar Sekuritas menyebutkan hari ini, Jumat (21/2), potensi penguatan masih akan terlihat pada pergerakan IHSG.

Indeks diperkirakan bergerak pada kisaran support resistance 5.821-6.024. Peluang kenaikan masih akan terlihat dalam pergerakan IHSG hari ini, dalam jangka panjang pola uptrend masih terlihat pada pergerakan IHSG.

Selain itu, indeks ditunjang beberapa faktor seperti masih tercatatnya inflow secara year to date, masih stabilnya perekonomian, serta kuatnya fundamental perekonomian dalam negeri hingga saat ini.

Cermati saham-saham berikut PWON, ASRI, HMSP, TLKM, GGRM, UNVR, WIKA, BBNI, dan BBCA.

Panin Sekuritas menyebutkan hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menurun dalam range 5.900 sampai 6.000.

Untuk hari ini aksi profit taking berpotensi berlanjut dan IHSG akan menguji level 5.950 kembali, candlestick berbentuk doji mengindikasikan pelemahan.

Pertimbangkan saham-saham ini, ERAA, ICBP, ITMG, dan MBSS.

IHSG ditutup menguat sebesar 13,69 poin (+0.23%) menuju level 5.942,48 pada perdagangan hari Kamis 20 Februari 2020 kemarin.

IHSG nyaris masuk zona merah pasca pengumuman suku bunga BI dengan menurunnya beberapa saham sektor PROPERTY, namun berhasil diangkat kembali oleh saham sektor MINING sehingga IHSG menjadi berhasil menembus resistance 5.940, tentunya secara teknikal ini adalah resistance yang sangat diharapkan untuk dilewati.

Di samping IHSG, tiga indeks utama lainnya juga berkinerja positif kemarin. Indeks LQ 45 naik 4,15 poin atau 0,43% ke 968,54. Indeks JII naik 4,36 poin atau 0,09% ke 633,78, dan Indeks Investor33 naik 1,88 poin atau 0,42% ke posisi 451,89.

Top 4 market cap pada perdagangan Kamis (20/2/2020). Sumber: BSTV
Top 4 market cap pada perdagangan Kamis (20/2/2020). Sumber: BSTV

Adapun kapitalisasi pasar saat bursa ditutup ada di angka Rp 6.870 triliun atau meningkat dari posisi sebelumnya di Rp 6.855 triliun.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN