Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan memotret monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan memotret monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

IHSG Kembali Anjlok 44,93 Poin, Saham DSFI, TRIS, dan YPAS Auto Reject Atas

Selasa, 21 September 2021 | 11:42 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I ditutup melemah 44,93 poin (0,74%) menjadi 6.031,38. Bahkan, indeks sempat anjlok hingga menyentuh di bawah level 6.000, tepatnya 5.996,61 dengan nilai transaksi Rp 6 triliun.

Pelemahan indeks dipicu penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor industri melemah 1,5%, sektor keuangann 1,23%, sektor infrastruktur melemah 0,48%, dan sektor material dasar 0,74%. Sedangkan penguatan melanda saham sektor consumer cyclicals 0,31%, sektor properti dan real esat 0,04%, serta sektor transportasi dan logistik 0,74%.

Di tengah pelemahan IHSG sesi I, sejumlah saham ini masih berhasil menorehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Dharma Samudera Finishing Industri Tbk (DSFI) menguat Rp 32 (34,78%) menjadi Rp 124, PT Trisula International Tbk (TRIS) naik Rp 50 (34,72%) menjadi Rp 194, dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) menguat Rp 165 (24,81%) menjadi Rp 830. Penguatan juga melanda saham PT Cahaya Asa Keramik Tbk (CAKK) naik Rp 27 (29,67%) menjadi Rp 118 dan PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) naik Rp 21 (28%) menjadi Rp 96.

Sedangkan lima saham dengan penurunan terdalam, yaitu saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO), PT Paramitra Bangun Sarana Tbk (PBSA), PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA).

Begitu juga dengan saham PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) kembali melanjutkan penurunan Rp 160 (3,89%) menjadi Rp 3.950. Bahkan, saham ini sempat menyentuh level Rp 3.900, di tengah rencana perseroan menggelar rights issue dengan target dana Rp 1,24 triliun. Perseroan akan melepas sebanyak 282.718.750 saham atau setara 4,76% dari modal ditempatkan disetor penuh dengan harga pelaksanaan Rp 4.200-4.380.
 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN