Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Melemah Jelang Akhir Pekan, Cek Penyebabnya! 

Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:20 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – IHSG ditutup melemah 25,98 poin (0,36%) ke level 7.134,4 pada perdagangan sesi I jelang akhir pekan, Jumat (12/8/2022). Apa penyebabnya?

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, jelang akhir pekan IHSG cenderung melemah akibat sentimen aksi profit taking dan bayangan akan prospek ekonomi nasional di tengah  ketidakpastian global tampaknya mewarnai pergerakan indeks perdagangan saat ini. Pelaku pasar dan investor mewaspadai kondisi global saat ini yang tentunya ini akan membayangi dan menekan prospek ekonomi dalam negeri.

“Dimana tekanan inflasi, pengetatan likuiditas dan suku bunga, krisis utang global, krisis dan gejolak komoditas sehingga akan membengkaknya subsidi energi yang tentunya akan memberikan  tambahan pada risiko keuangan dan juga masalah pada rantai pasokan akibatnya melemahnya supply dan demand,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Jumat (12/8/2022).

Baca juga: DEWA Pimpin Daftar Saham Cetak Cuan Gede Jelang Akhir Pekan

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan disaat IHSG bergerak melemah, sementara bursa regional Asia masih bertahan memperpanjang reli menguatnya. Hal ini ditopang melandainya inflasi Amerika Serikat (AS) sehingga membuat pasar The Fed dapat meninggalkan kebijakan moneter yang agresif meskipun masih ada keraguan tekanan inflasi yang belum reda.

Sementara itu, Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, pasar juga menimbang kelebihan likuiditas di sistem perbankan Tiongkok, PBOC lebih memprioritaskan pembatasan risiko keuangan daripada mengandalkan likuiditas yang sangat longgar untuk mendukung pertumbuhan ekonominya.

Baca juga: Saham Teknologi Anjlok, IHSG Ditutup Melemah 0,36%

“Sehingga, ada ekspektasi bahwa PBOC akan tetap akomodatif dengan menyoroti batas kebijakan moneter dan mengatur likuiditas melalui operasi pasar terbukan harian,” tambah Pilarmas Investindo Sekuritas.  

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan dua saham pilihan untuk sesi II. Pertama, PTPP buy dengan support dan resistance di level 965-1.045, serta PER: 35,46x dan PBV: 0,42x. “Kedua, RALS. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 545-630. Serta, PER: 7,26x dan PBV: 1,09x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com