Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kinerja IHSG setelah sejam lebih perdagangan sesi I Kamis pagi (1/10/2020). Sumber: BSTV

Kinerja IHSG setelah sejam lebih perdagangan sesi I Kamis pagi (1/10/2020). Sumber: BSTV

IHSG Rebound, Inilah Saham Rekomendasi Hari Ini

Kamis, 1 Oktober 2020 | 11:48 WIB
Ester Nuky

JAKARTA, investor.id - IHSG rebound sejak dibuka pada perdagangan Kamis ini, setelah kemarin (30/9) kembali ditutup terkoreksi 0,2% ke level 4.870. Tim Research MNC Sekuritas memperkirakan, arah pergerakan IHSG  masih memiliki dua skenario, di mana selama IHSG masih mampu bertahan di atas 4.850, maka diperkirakan berpeluang mengarah ke area 5.000-5.100 untuk membentuk wave B.

"Namun sebaliknya, apabila ternyata IHSG terkoreksi agresif ke bawah 4.820 atau bahkan 4.753, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave [v] ke arah 4.500-4.650. Kami masih memperkirakan pergerakan IHSG akan kembali menguji level 4.820-4.850," kata analis MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Kamis (1/10) pagi.

Ia mengatakan lebih lanjut, level support IHSG 4.820, 4.753, sedangkan resistance 4.950, 5.187. Sedangkan saham-saham yang direkomendasikan hari ini adalah sebagai berikut (disclaimer on).  

GGRM - Buy on weakness (40.050)
Kemarin (30/9), GGRM menguat 0,4% dan ditutup di level 40.050 disertai dengan munculnya tekanan beli. Saat ini, diperkirakan posisi GGRM sedang berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (B). Hal tersebut berarti, koreksi GGRM sudah relatif terbatas dan berpotensi menguat untuk membentuk awal dari wave (C). 
Buy on weakness: 39.000-40.000
Target price: 43.000, 45.000
Stop loss: below 38.450

PTBA - Buy on weakness (1.970)
Pergerakan PTBA kemarin (30/9), terkoreksi tipis 0,8% ke level 1.970. Selama PTBA tidak terkoreksi di bawah 1.810, maka PTBA sedang berada di wave 2 dari wave (C). Setelah terkonfirmasi membentuk wave 2, maka PTBA berpeluang menguat untuk membentuk wave 3 dari wave (C).
Buy on weakness: 1.900-1.950
Target price: 2.150, 2.350
Stop loss: below 1.810

LSIP - Buy on weakness (905)
Sempat bergerak terkoreksi ke 875, kemarin (30/9) LSIP ditutup menguat 1,1% ke level 905. Tim riset MNC memperkirakan, selama LSIP tidak menembus support di 840, maka pergerakan LSIP saat ini sudah berada di akhir wave [b] dari wave 5 (skenario biru). Hal tersebut berarti, LSIP berpeluang menguat untuk membentuk wave [c] dari wave 5.
Buy on weakness: 865-900
Target price: 1.000, 1.100
Stop loss: below 840

ANTM - Sell on strength (705)
ANTM kemarin (30/9) bergerak terkoreksi 1,4% dan ditutup di level 705. Kami memperkirakan saat ini ANTM sedang membentuk wave (v) dari wave [c] dari wave A. Hal tersebut berarti, ANTM masih rentan untuk terkoreksi terlebih dahulu, dengan level koreksi diperkirakan berada di 685 dan 650.
Sell on strength: 710-740

Rekomendasikan KLBF
Pada kesempatan terpisah, analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang merekomendasikan saham seperti GGRM dan KLBF. "Kami merekomendasikan buy  BRPT, AALI, KLBF, MBAP, UNVR, INDF, LSIP, UNTR, JPFA, dan GGRM," tuturnya. 

Sentimen positif dari pasar global, lanjut dia, datang dari bursa AS. Hanya membutuhkan waktu 1 hari DJIA di bursa AS kembali rebound sebesar 1,20%, didorong katalis harapan akan disetujuinya paket stimulus baru.

"Selain itu, menggembirakannya beberapa data ekonomi AS, di antaranya naiknya data ketenagakerjaan nasional ADP yang melampaui konsensus analis, dan penjualan rumah tertunda yang naik ke level tertinggi sepanjang masa. Naiknya DJIA tersebut berpotensi menjadi sentimen positif bagi perdagangan di bursa Indonesia Kamis ini," paparnya.

Sentimen positif lain datang dari naiknya harga oil, nikel, dan timah masing-masing sebesar 1,92%, 0,29%, dan 0,07%

Di Tanah Air, jumlah korban yang terjangkiti dan tewas akibat Covid-19 masih bertambah, di mana di hari Rabu lalu ada penambahan sekitar 4.284 orang (naik 1,51%) terjangkit Covid, sehingga sejauh ini korban terjangkiti Covid-19 mencapai 287.008 orang. Sedangkan penambahan korban tewas di hari Rabu sebanyak 139 orang (naik 1,31%), sehingga sejauh ini jumlah korban tewas sudah mencapai 10.740 orang (fatality rate sebesar 3,74%, berdasarkan data Worldometers).

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN