Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang investor melintas di depan papan pergerakan indeks di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID

Seorang investor melintas di depan papan pergerakan indeks di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID

IHSG Selasa Pagi Dibuka Melemah 0,17% di 6.119,20

Gora Kunjana, Selasa, 3 Desember 2019 | 09:09 WIB

JAKARTA, investor.id – Setelah kemarin (2/12/2019) ditutup naik siginfikan 1,97%  atau 118.22 poin ke level 6.130.05, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Selasa pagi (3/12/2019) berbalik arah dibuka melemah 0,17% atau 10,27 poin ke level 6.119,20.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa pukul 09.00 WIB, sebanyak 14 juta lembar saham telah diperdagangkan di menit awal, dengan nilai Rp 30,2 miliar, dan frekuensi mencapai 2.852 kali transaksi.

Artha Sekuritas memprediksi IHSG menguat pada perdagangan hari ini dengan bergerak pada kisaran support 5.987-6.059 dan resistance 6.166-6.201.

Candlestick membentuk long white body menguat setelah rebound di support Bollinger band.

Indikator stochastic membentuk goldencross di area oversold mengindikasikan potensi penguatan, namun penguatan diperkirakan hanya berlangsung dalam jangka pendek mengingat masih minimnya sentimen pendorong.

Reliance Sekuritas Indonesia menyebutkan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan hingga diatas MA50 dengan support resistance 6.100-6.210.

Saham-saham yang masih dapat dicermati secara teknikal diantaranya; TBLA, BISI, INKP, TKIM, WSBP, PGAS, IMAS, INDY, PTPP, ADHI, WIKA, SCMA, SRIL.

Secara teknikal IHSG bergerak optimis menguat mencapai target Moving Average 50 hari dengan potensi menguji resistance dan MA200 apabila kuat terus di atas Moving Average 50 hari yang berada di kisaran level 6.145.

Indikator stochastic golden-cross pada area oversold dan RSI bullish momentum setelah berhasil reversal.

IHSG (+1.97%) ditutup menguat 118.22 poin ke level 6130.05 saham-saham pada sektor pertambangan (+3.54%), Konsumer (+2.34%) dan Property (+2.29%) naik signifikan menjadi leader penguatan pada sektoral.

Data indeks Kinerja sektor Manufaktur bulan November 2019 naik lebih dari ekspektasi mendorong optimism investor terlepas dari data regional yang positif.

Data indeks PMI Manufaktur finis naik di 48.2 dari 47.3 di bulan November meskipun masih dibawah level ekspansi.

Data inflasi tahunan lebih rendah dari bulan sebelumnya di level 3.0% dari 3.13% YoY dan bulanan naik 0.14% dari 0.02%.

Bank Indonesia melihat pertumbuhan ekonomi ekspansi ke 5.1% hingga 5.5% di tahun 2020 dan 5.2% hingga 5.6% di tahun 2021 didukung oleh struktur kebijakan bank sentral. Investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp 148,46 miliar dengan saham BBNI, ACES dan PTPP.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA