Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Para investor berbincang di sela kegiatan salah satu emiten di gedung BEI, Jakarta. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Para investor berbincang di sela kegiatan salah satu emiten di gedung BEI, Jakarta. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

IHSG Sesi I Melesat 9,62%, Ini Pemicunya Menurut BEI

Ghafur Fadillah, Kamis, 26 Maret 2020 | 12:54 WIB

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Kamis (26/3), ditutup melonjak 378,7 poin (9,62%) ke posisi 4.316,4. Level tertinggi indeks mencapai 4.370,6, sedangkan terendah 3.935,9.

Sebanyak 294 saham harganya naik, 100 saham turun, dan 107 saham stagnan. Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I mencapai Rp 7,32 triliun. Investor asing mencatat transaksi beli bersih (net buy) di semua pasar sebesar Rp 302 miliar.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo menjelaskan, kenaikan itu dipicu oleh penguatan tajam indeks acuan di bursa global, karena mendapat sentimen positif dari paket stimulus AS senilai US$ 2 triliun. Kongres Amerika Serikat (AS) akhirnya menyepakati stimulus tersebut. “Jadi, IHSG kali ini mengikuti pola pergerakan indeks saham dunia,” kata dia.

Sementara itu, berdasarkan data dari RTI, saham-saham barang konsumsi dan perbankan menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainers), yaitu saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Harga KAEF melonjak 23,08%, UNVR melejit 19,82%, INDF melesat 19,8%, BBCA meningkat 17,67%, dan BBRI menguat 16,8%.

Sedangkan saham-saham yang harganya turun paling tajam (top losers), yaitu saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), PT Blue Bird Tbk (BIRD), PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN), PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD), dan PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN).

Harga KIJA anjlok 6,83%, BIRD turun 6,61%, KREN terpangkas 6,52%, WOOD terkoreksi 5,71%, dan IKAN melemah 4,57%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN