Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kinerja IHSG pembukaan sesi I Jumat pagi (27/3/2020). Sumber: BSTV

Kinerja IHSG pembukaan sesi I Jumat pagi (27/3/2020). Sumber: BSTV

INAF dan KAEF Konsisten Naik 25%

Listyorini, Jumat, 27 Maret 2020 | 10:12 WIB

JAKARTA, Investor.id - Sudah tiga hari berturut-turut, saham PT Kalbe Farma Tbk (KAEF) dan PT Indofarma Tbk (INAF) konsisten mencatat kenaikan tertinggi hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 25%. Investor berburu saham farmasi karena optimisme bakal naiknya penjualan sebagai dampak penyebaran virus corona (COVID-19).

Baru sepuluh menit pasar dibuka, kedua saham emiten tersebut langsung diserbu investor sehingga harganya melesat. Ratusan investor mengantri untuk membeli saham tersebut yang telihat pada kolom permintaan (bid), tapi untuk penawaran (ask) kosong karena harganya sudah menyentuh ARA, kenaikan tertinggi hari ini.

Pagi ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali mengalami rally penguatan. Setelah ditutup melonjak 10,19% kemarin, IHSG pada awal perdagangan Jumat pagi (27/3/2020), mampu mempertahankan kinerja positifnya di level 4.400-an.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 09.00 WIB, IHSG terpantau menguat 159,21 poin atau 3.67% ke level 4.498,11. Sebanyak 80 juta lembar saham telah diperdagangkan di menit awal, dengan nilai perdagangan sekitar Rp 159 miliar lebih, dan frekuensi baru mencapai 6.300 kali transaksi.

Anlis Victoria Sekuritas memperkirakan IHSG berada di rentang 4.254-4.446 untuk perdagangan hari ini. Namun, fluktuasi pasar belum berakhir karena penyebaran virus corona masih menjadi ancaman ekonomi dunia, meskipun sejumlah negara mengeluarkan stimulus untuk perbaikan ekonomi.

Sebelumnya dilaporkan, Senat AS akhirnya menyetujui paket stimulus fiskal yang diajukan Pemerintah Trump sebesar US$ 2 triliun untuk mengatasi wabah virus corona (COVID-19). “Ini adalah tingkat investasi masa perang ke negara kita," kata Pemimpin Mayoritas Senat Republik, Mitch McConnell dalam sebuah pidato menanggapi disetujuinya paket tersebut.
 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN