Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indofood CBP. Foto: IST

Indofood CBP. Foto: IST

LABA BERSIH INDOFOOD SUKSES MAKMUR MELONJAK

Indofood CBP Segera Kuasai Pinehill

Senin, 3 Agustus 2020 | 21:47 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) meraih persetujuan pemegang saham terkait rencana akuisisi Pinehill Company Ltd (PCL) senilai US$ 2,99 miliar. Hal ini menandai seluruh persyaratan awal rencana transaksi telah terpenuhi.

Persetujuan diraih Indofood CBP melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada Senin (3/8). Hal tersebut menggenapi persetujuan dari pemegang saham independen First Pacific Company Ltd, pengendali PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang diraih pada 17 Juli 2020.

Di sisi lain, perseroan belum menyampaikan detail penjajakan pinjaman bank untuk mendanai transaksi akuisisi Pinehill. Sebelumnya, pada Juni 2020, manajemen hanya menyampaikan bahwa diskusi dengan para kreditur potensial masih berlangsung, namun belum ada kesepakatan definitif.

Sementara itu, Global Capital Asia pada Juni lalu melaporkan, Indofood CBP menunjuk Sumitomo Mitsui Banking Corp (SMBC) sebagai bank yang menjadi koordinator atas pencarian pinjaman hingga US$ 2 miliar. Perseroan diperkirakan berencana menjalin kesepakatan pinjaman kepada tidak lebih dari 10 bank.

Akuisisi Pinehill Company merupakan ambisi Grup Salim melalui Indofood CBP. Transaksi ini akan meningkatkan posisi pasar Indofood CBP di delapan negara lokasi beroperasinya Pinehill Company. Hal ini juga diperkirakan akan mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba perseroan hingga sekitar 20% per tahun.

Berdasarkan penilaian KJPP Rengganis, Hamid, dan Rekan, nilai pasar wajar Pinehill Company berdasarkan perhitungan adjusted value book sebesar US$ 2,86 miliar. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai akuisisi ini 4,7% lebih tinggi dari nilai pasar wajar. Transaksi ini juga dinilai wajar lantara masih dalam deviasi maksimum 7,5% dari nilai pasar wajar Pinehill Company.

Sementara itu, Indofood CBP mencatatkan pertumbuhan penjualan neto sebesar 4% menjadi Rp 23,05 triliun hingga semester I-2020 dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 22,13 triliun. Laba usaha tumbuh 22% menjadi Rp 4,68 triliun dari Rp 3,85 triliun dan margin laba usaha naik menjadi 20,3% dari 17,4%.

Adapun laba bersih perseroan melonjak sekitar 31% menjadi Rp 3,38 triliun dari Rp 2,57 triliun dan margin laba bersih naik menjadi 14,7% dari 11,6%. Core profit meningkat 21% menjadi Rp 3,16 triliun dari Rp 2,62 triliun.

Direktur Utama dan CEO Indofood CBP Anthoni Salim mengatakan, meskipun dihadapkan pada kondisi saat ini yang penuh tantangan, perseroan mampu mencatatkan kinerja yang cukup baik pada semester I-2020. “Kami akan fokus pada upaya menjaga kesehatan para karyawan, serta memelihara kelangsungan pasokan dan kualitas produk bagi para konsumen, dengan tetap meningkatkan kemampuan beradaptasi secara cepat pada dinamika pasar yang terus berubah dan daya saing,” jelas dia dalam keterangan resmi, Senin (3/8).

Sementara itu, induk usaha perseroan, Indofood Sukses Makmur mengalami kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 2% menjadi Rp 39,38 triliun hingga semester I-2020 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp38,61 triliun. Laba usaha naik 17% menjadi Rp 5,63 triliun dari Rp 4,79 triliun dan margin laba usaha meningkat menjadi 14,3% dari 12,4%.

Laba bersih Indofood melonjak 11,7% menjadi Rp 2,84 triliun dari Rp 2,55 triliun dan margin laba bersih naik menjadi 7,2% dari 6,6%. Sedangkan core profit meningkat 18% menjadi Rp 2,87 triliun dari Rp 2,42 triliun.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN