Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi kendaraan di terminal kelolaan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. Foto: Perseroan

Ilustrasi kendaraan di terminal kelolaan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. Foto: Perseroan

Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Targetkan Laba Tumbuh 15%

Senin, 24 Januari 2022 | 14:58 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menargetkan pendapatan dan laba tumbuh minimal 12-15% pada tahun 2022. Hal itu seiring pemulihan industri dan juga daya beli masyarakat serta kondisi makroekonomi Indonesia yang kian membaik.

“Dengan fasilitas infrastruktur dan suprastruktur yang mumpuni, IPCC siap menangkap peluang untuk meningkatkan kinerjanya di tahun ini. Terutama dengan meningkatnya industri manufaktur, industri otomotif, hingga industri komoditas (pertambangan dan perkebunan) yang dapat berimbas pada peningkatan layanan bongkar muat kendaraan di terminal IPCC,” kata Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal Rio T N Lasse dalam keterangan resmi, Senin (24/1).

Baca juga: Industri Tambang Bergairah, Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Panen Kargo Alat Berat

Terkait kinerja keuangan, dia menambahkan, kinerja IPCC mengalami turn around dengan meraih untung Rp 16,6 miliar sampai dengan kuartal III-2021. Untuk periode yang sama tahun 2020, IPCC mengalami kerugian Rp 32,73 miliar. Pendapatan IPCC sampai kuartal III-2021 tercapai Rp 347,77 miliar atau di atas pencapaian pada periode yang sama tahun 2020 dan bahkan hampir mendekati realisasi kuartal III-2019 sebesar Rp 359,52 miliar.

“Sampai akhir tahun 2021 diperkirakan pendapatan akan mencapai Rp 463,69 miliar atau lebih tinggi dari pencapaian pada full year 2020 senilai Rp 356,53 miliar,” lengkap Rio.

Sementara itu, dari perolehan laba diharapkan dapat tercapai di atas Rp 20 miliar sepanjang tahun 2021 sehingga angka profit margin bisa lebih tinggi dari 2020. Namun demikian, sementara ini ditargetkan untuk pertumbuhan pendapatan 2021 di kisaran konservatif, yakni 10-12% terhadap 2020 atau di kisaran Rp 392,18–399,32 miliar.

Rio menyebutkan, di tahun Macan Air ini, melihat pemulihan industri dan juga daya beli masyarakat serta kondisi makroekonomi Indonesia yang kian membaik dan dibarengi dengan semakin berkurangnya imbas penyebaran Covid-19 serta kondisi makroekonomi global yang juga kian pulih, maka dapat berimbas positif pada industri otomotif beserta rantai pasoknya.

“Dengan demikian, diharapkan berimbas positif juga pada kinerja IPCC. Diharapkan bisa bertumbuh pada kisaran minimal 12% hingga 15% yoy (year on year) baik pendapatan maupun laba. Pun diharapkan dapat melampaui target tersebut,” urai Rio.

Baca juga: Mantan Kapolri Tambah Kepemilikan Saham di Waskita Karya (WSKT)

Dia menyebutkan, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa layanan kepelabuhanan yang berada dalam mata rantai ekosistem logistik melihat adanya peluang di tengah meningkatnya konsumsi dan permintaan masyarakat.

Secara umum dengan meningkatnya ekonomi, masyarakat akan meningkatkan permintaannya terhadap properti dan otomotif. Multiplier effect dari peningkatan tersebut juga berdampak pada peningkatan kebutuhan akan bahan bakar dan sejumlah mineral logam sehingga memberikan dampak positif pada industri pertambangan. Tentunya dengan dampak-dampak positif tersebut juga dapat berimbas positif pada peningkatan layanan bongkar muat yang ada di terminal IPCC.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN