Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor mengamati pergerakan harga saham di layar komputer. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Investor mengamati pergerakan harga saham di layar komputer. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ini Daftar Belanja Saham Awal Pekan, Meski IHSG Diprediksi Melemah

Minggu, 2 Agustus 2020 | 18:16 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi cenderung melemah dalam sepekan ke depan. Indeks dibayangi oleh sentimen negatif pelemahan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG dalam sepekan ke depan diprediksi berada pada level support 4.914-4.985. Sedangkan resistance di level 5.162-5.278. "IHSG akan koreksi dulu, faktor utamanya karena pertumbuhan ekonomi AS dan Eropa yang jelek," kata dia kepada Investor Daily.

Hans merekomendasikan sejumlah saham, yaitu saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dengan target harga Rp 1.150-1.180 dan saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp 5.450-5.550.

Sementara itu, analis PT Phillip Sekuritas Anugerah Zamzami juga memperkirakan IHSG sepekan ke depan melemah terbatas. Adapun level support diperkirakan berada di level 5.050-5.070 dan resistance di level 5.170-5.190.

Menurut Zamzami, ada sejumlah sentimen yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG dalam sepekan ke depan. Sentimen tersebut adalah data makro Indonesia seperti rilis GDP Indonesia kuartal II-2020, data inflasi, PMI, serta data tingkat kepercayaan konsumen per Juli 2020.

Dengan potensi pelemahan IHSG tersebut, ada sejumlah saham yang bisa dipilih investor. Rekomendasinya adalah saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) yang diperkirakan akan berada di level Rp 1.000-1.050, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) di level Rp 280-300, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) di level Rp 8.600-8.800, dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) di level Rp 6.000-6.150.

Di lain pihak, analis PT Binaartha Sekuritas M Nafan Aji juga merekomendasikan sejumlah saham, yaitu saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang akan mencapai sell on strength pada area Rp 9.700-10.225. Adapun target harga dari saham ini Rp 10.525. Selanjutnya saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yang akan mencapai akumulasi beli pada level Rp 680-690. Target harga saham ini Rp 655-1.245.

Kemudian, saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang diprediksi akan mencapai harga Rp 214-456, saham PT Timah Tbk (TINS) dengan target harga Rp 710-815, saham PT PP Tbk (PTPP) dengan target harga Rp 920-1.195, saham PT Wika Bangunan Gedung Tbk (WEGE) dengan target harga Rp 179-270, dan saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dengan target harga Rp 1.130-1.820.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN