Menu
Sign in
@ Contact
Search
Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ini Penopang IHSG Menguat...

Selasa, 16 Agustus 2022 | 12:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - IHSG ditutup di zona hijau setelah menguat 10,3 poin (0,15%) ke level 7.103,581 pada perdagangan sesi I, Selasa (16/8/2022). Ternyata ini penopangnya...

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, menguatnya indeks IHSG seiring katalis positif dari ekternal dan internal. Dari ekternal, bursa regional Asia  secara bersama bergerak menguat. Ditopang pertumbuhan ekonomi Jepang tercatat tumbuh 2,2% secara tahunan pada kuartal II-2022.

“Ditambah lagi, sikap pasar yang kebijakan The Fed cenderung akan lebih soft akan kebijakan moneternya,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Saham-saham Ini Bikin Investor Berkantong Tebal Jelang HUT Kemerdekaan RI

Sementara dari internal, Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, katalis positif di seiring dengan surplusnya neraca perdagangan dan pasar menanti pidato kenegeraan sehubungan dengan nota keuangan 2023. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan bulan Juli masih surplus.

“Meskipun neraca perdagangan bulan Juli mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya namun neraca perdagangan melanjutkan surplusnya,” tambah Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, BPS dalam rilisnya neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2022 kembali mencatat surplus, yakni US$ 4,23 miliar, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada bulan sebelumnya sebesar US$ 5,15 miliar. Hal ini memberikan gambaran bahwa kinerja neraca perdagangan mencatatkan konsisten surplus sejak Mei 2020.

Baca juga: Meski 312 Saham Terkoreksi, IHSG Ditutup Menguat 10,3 Poin

Di sisi lain, lanjut Pilarmas Investindo Sekuritas, pelaku pasar dan investor hari ini menanti pandangan pidato kenegaraan nota keuangan 2023. Pasar berharap nota keuangan APBN 2023 lebih akomodatif dan mampu menjaga stablitas ekonomi dalam negeri di tengah ancaman potensi resisi global.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan dua saham pilihan untuk dipantau pada perdagangan di sesi II. Keduanya adalah BMRI yang direkomendasikan buy dengan support dan resistance di level 8.400-8.775. Serta PER: 9,83x dan PBV: 1,72x.

“BSDE. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 930-1.010. Serta, PER: 21,95x dan PBV: 0,56x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com