Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Ini Penyebab IHSG Menguat…

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - IHSG ditutup anteng bergerak di zona hijau setelah menguat 47,97 poin (0,68%) ke level 7.134,8 pada perdagangan sesi I, Selasa (9/8/2022). Apa penyebabnya?

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, jelang laporan statistik inflasi AS pada esok hari, pergerakan IHSG terpantau menguat. Di mana adanya ekspektasi penurunan inflasi sebagaimana tercermin dari rilis ekspektasi inflasi konsumen yang menunjukan penurunan menjadi 6,2% pada Juli 2022 setelah mencatatkan rekor tertinggi pada Juni lalu sebesar 6,8%.

“Kami melihat hal ini seiring dengan penurunan harga minyak mentah dunia yang berangsur kembali ke level di bawah US$ 100-an per barel di mana tingkat inflasi yang juga cukup besar dikontribusikan oleh kenaikan harga minyak,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Selasa (9/8/2022).

Baca juga: Ini Deretan Saham Cetak Cuan di Atas 18%, Termasuk KIOS dan BUAH

Di samping itu, Pilarmas Investindo Sekuritas  menjelaskan, adanya kabar baik dari Iran yang akan mulai kembali mengekspor minyaknya dengan potensi 1 juta - 1,5 juta barel per hari atau 1,5% dari pasokan global selama satu semester menjadi sentimen positif yang mempengaruhi ekspektasi penurunan inflasi tersebut.

Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, hal itu juga memberikan indikasi bahwa upaya The Fed dalam memerangi inflasi melalui kenaikan agresif Fed Fund Rate (FFR) ke level 2,5% yang pada akhirnya sudah menunjukan sinyal reaksi yang diharapkan. Pada saat yang sama, rilis data

penjualan ritel pada Juni 2022 masih menunjukan kenaikan sebesar 4,1% yang menandakan bahwa aktivitas bisnis domestik masih cenderung suportif.

Baca juga: Sektor Energi Catat Kenaikan Tertinggi, IHSG Anteng di Zona Hijau 

Sementara itu, Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan bursa Asia bergerak variatif yang tampaknya masih dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik Tiongkok – Taiwan atas provokasi AS dengan kedatangan ketua DPR AS pekan lalu.

Pada sesi II, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan buy BBRI. Dengan support dan resistance di level 4.360-4.500 dan PER: 14,27x, serta PBV: 2,39x. “Selain itu, kami juga merekomendasikan buy BBNI dengan support dan resistance di level 8.000-8.675 dan PER: 10,72x, serta PBV: 1,25x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com