Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

Ilustrasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

Investor Baru Mau Masuk BUMI Lewat Private Placement Rp 24 T, Grup Bakrie Tetap Pengendali?

Selasa, 27 September 2022 | 08:31 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berencana melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement.

Perseroan dan calon investor barunya telah sepakat dalam menentukan harga pelaksanaan private placement Rp 120 per saham. Adapun tanggal pelaksanaannya diperkirakan terjadi pada 18 Oktober 2022.

Baca juga: BUMI Mau Merdeka dari Utang

Bursa Efek Indonesia (BEI) ternyata meminta penjelasan lebih lanjut mengenai rencana aksi korporasi BUMI ini. Hal itu terungkap dari keterbukaan informasi BUMI dalam menjawab permintaan penjelasan BEI.

Salah satu yang disinggung BEI perihal siapa yang akan menjadi pengendali nantinya mengingat kepemilikan pemodal baru pada BUMI setelah private placement menjadi sebesar 58,8%.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava menjelaskan bahwa tidak terdapat perubahan pengendali di perseroan.

“Kelompok usaha Bakrie tetap akan menjadi pengendali perseroan,” terang Dileep dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Tak Kira-kira! Garuda (GIAA) Cetak Laba Bersih Rp 57 Triliun, kok Bisa?

Sebagaimana diketahui, Bumi Resources akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 11 Oktober 2022.

Mata acara RUPSLB adalah persetujuan atas rencana penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement dalam rangka perbaikan posisi keuangan.

Bumi Resources bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 200 miliar saham biasa seri C tanpa hak memesan efek terlebih dahulu.

Baca juga: Uhuy! United Tractors (UNTR) Bagikan Dividen Interim Rp 3,05 Triliun

Dalam keterbukaan informasi perseroan pada awal September 2022 dijelaskan bahwa perseroan telah menetapkan bahwa harga pelaksanaan adalah Rp 120 per saham sehingga nilai dari private placement ini sebesar Rp 24 triliun atau setara dengan sebesar-besarnya US$ 1,6 miliar pada kurs tukar Rp 15.000/USD yang telah disepakati antara perseroan dan pemodal.

Pemodal sendiri disebut memiliki hubungan afiliasi dengan BUMI, karena pemodal merupakan pihak terafiliasi dari pemegang saham pengendali perseroan.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com