Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Investor Hati-Hati Lakukan Trading

Jumat, 28 September 2012 | 10:08 WIB
Antara

JAKARTA-Perdagangan akhir pekan ini, IHSG diproyeksikan masih bergerak "mixed" dengan kecenderungan menguat, melanjutkan "rebound" yang terjadi Kamis (27/9).

Periset Panin Sekuritas Purwoko Sartono mengungkapkan di Jakarta, Jumat (28/9), penguatan indeks masih dipacu oleh spekulasi adanya stimulus dari China, yang diekspektasikan akan mampu mendorong ekonomi yang saat ini tengah lesu.

Namun, investor masih mengkhawatirkan krisis utang Eropa yang semakin memburuk. Kekhawatiran tersebut terefleksi dari "yield" obligasi Spanyol 10 tahun yang naik 32 basis poin menjadi 6,06 persen. Permasalahan Eropa semakin rumit seiring dengan rakyat Yunani dan Spanyol yang berunjuk rasa menolak penghematan anggaran.

Walau negara mereka banyak mempunyai utang, tetapi mereka enggan untuk berhemat. Maka dari itu, Uni Eropa mensyaratkan penghematan anggaran kepada Spanyol untuk memastikan mendapatkan bantuan.

"Oleh sebab itu, indeks hari ii akan bergerak pada kisaran 4.200-4.254," kata Purwoko dalam risetnya.

Ia merekomendasikan beberapa saham pilihan, antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN), PT Charoen Pokphan Tbk (CPIN), dan PT MNC Tbk (MNCN).

Sementara itu, analis Sinarmas Sekuritas James Wahjudi menambahkan, pada perdagangan Jumat, secara teknikal indeks diperkirakan akan bergerak "mixed" di kisaran 4.180-4.250.

Spekulasi bank sentral China akan memberikan stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonominya dan data-data ekonomi AS yang dirilis terutama "initial jobless claims", "pending home sales", dan "durable goods orders" serta data-data ekonomi Jepang terutama data tingkat inflasi dan produksi industri, akan memberikan sentimen terhadap pergerakan indeks.

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk "day trading" adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Kepala Riset e-Trading Securities Bertrand Raynaldi menguraikan, IHSG akan mengalami sentimen "mixed" dengan kecenderungan konsolidasi.

Ia melihat secara teknikal kenaikan indeks Kamis (27/9) merupakan "technical rebound" setelah penurunan yang cukup dalam. Stochastic sudah mengarah ke atas, namun secara ADX penguatan Jumat ini cukup lemah.

"Sehingga untuk perdagangan hari ini investor harus lebih berhati-hati. 'Support' IHSG berada pada 4.150 dan 'resistance' 4.245," papar Bertrand.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID).

Pada perdagangan Kamis (27/9), IHSG ditutup naik 44,86 poin (1,07%) ke level 4.225,02 dengan jumlah transaksi sebanyak 10,05 juta lot atau setara Rp4,35 triliun. Asing tercatat melakukan "net buy" di pasar reguler sebesar Rp120,05 miliar. (ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN