Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Indonesia Kendaraan Terminal (PT IKT) . Foto ilustrasi: IST

PT Indonesia Kendaraan Terminal (PT IKT) . Foto ilustrasi: IST

TEKEN KERJA SAMA,

IPCC-Hyundai Sediakan Car Terminal untuk Ekspor

Thereis Kalla, Jumat, 14 Februari 2020 | 23:59 WIB

JAKARTA, investor.id  – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menjalin kerja sama dengan Hyundai Motor Company untuk menyediakan car terminal dalam pengiriman kendaraan yang diproduksi oleh Hyundai.

Direktur Operasi dan Teknik IPCC Bunyamin Sukur menjelaskan, dalam kerja sama tersebut perseroan akan mempersiapkan car terminal sebagai tempat yang dapat melayani pengiriman kendaraan bermotor dalam bentuk jadi atau complete build-up (CBU) dari Hyundai untuk ekspor.

“Nantinya adanya tambahan ekspor dari kendaraan Hyundai ke wilayah Asia merupakan kepercayaan yang diberikan oleh pabrikan kendaraan asal Korea itu kepada kami,” jelasnya dalam keterangan resmi pada Jumat (14/2).

Bunyamin menambahkan, kerja sama ini diteken pada Selasa (11/2) lalu bertempat di kantor IPCC telah dilakukan pembahasan bersama Senior Manager Hyundai Glovis Mr Sookwang Kim dan Mr Lee Seungok untuk fokus membahas kesiapan IPCC dalam melayani secara penuh rencana ekspor kendaraan Hyundai melalui car terminal yang dimiliki perseroan.

Kendati belum membicarakan sampai ke pembahasan jumlah unit yang akan diekspor, lanjut Bunyamin, namun dari pihak Hyundai sangat mengapresiasi kesiapan prosedur dan fasilitas yang dimiliki oleh perseroan.

“Selain itu, juga memberikan dampak positif bagi IPCC dalam menambah pangsa pasar dari para automaker,” ungkapnya.

Adapun sebelumnya, untuk mendorong kinerja keuangannya perseroan implementasikan skema keuangan Supply Chain Financing (SCF). Dengan skema SCF, jangka waktu penagihan kepada pelanggan diharapkan akan lebih cepat dan sebagai upaya pengendalian piutang.

Direktur Keuangan dan SDM IPCC Sophia I Wattimena menjelaskan, skema SCF memungkinkan perseroan menerima pembayaran dari perbankan dalam jangka waktu yang lebih singkat setelah nota penagihan diterbitkan, atas layanan yang diberikan IPCC kepada para pelanggannya. Sehingga pada tahap selanjutnya, pihak pengguna jasa dapat melakukan pembayaran kepada perbankan.

Average Collection Period yang reasonable penting untuk diupayakan. Saat ini masih dalam bentuk penagihan kepada konsumen yang berhutang kepada IPCC. Oleh karena itu, kami perlu lakukan upaya dengan skema tertentu agar pengelolaan piutang dapat lebih baik sehingga dapat meningkatkan kinerja keuangan kami sebagai perusahaan publik,” jelas Sophia.

Sophia mengatakan, dengan terjalinnya kerja sama ini maka diharapkan penyelesaian piutang akan lebih terkendali dan terselesaikan dengan baik. Dengan demikian, arus kas operasi perseroan pun akan lebih lancar sehingga menjaga kinerja keuangan kami yang lebih baik.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA