Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Armada Pura Trans, salah satu pemain penting di bisnis truk nasional (Foto istimewa)

Armada Pura Trans, salah satu pemain penting di bisnis truk nasional (Foto istimewa)

IPO Pura Trans Kelebihan Permintaan 59 Kali

Harso Kurniawan, Jumat, 24 Januari 2020 | 15:00 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Putra Rajawali Kencana Tbk (Pura Trans) melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada 22-23 Januari 2020. Dalam aksi itu, saham perseroan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 59,18 kali. Ini menunjukkan minat investor terhadap saham Pura Trans tinggi. 

Pura Trans melepas 1,8 miliar saham atau setara 33,95% melalui IPO. Perusahaan jasa pengurusan transportasi (JPT) darat berbasis truk ini menetapkan harga pelaksanaan IPO Rp 105, sehingga total dana yang diraih Rp 189 miliar. 

Emiten berkode sahan PURA ini juga akan menerbitkan 1,2 miliar waran seri I atau 34,27% dari saham saat pendaftaran IPO. Rasionya, setiap tiga pemegang saham baru mendapatkan dua waran. Waktu pelaksanaan waran mencapai tiga tahun, dengan harga pelaksanaan Rp 106. Total hasil pelaksanaan waran seri I maksimal Rp 127,2 miliar.

"Jumlah waran yang ditawarkan dengan rasio 3:2 sebagai pemanis juga mampu meningkatkan minat untuk membeli saham PURA," ujar Daud Gunawan, head of investment banking PT UOB Kay Hian Sekuritas, penjamin pelaksana emisi IPO saham Pura Trans di Jakarta, Jumat (24/1/2020). 

Menurut dia, Pura Trans memiliki manajemen yang berpengalaman dan bertata kelola baik. ”Potensi dan kebutuhan intra-logistik di Indonesia sangatlah tinggi, sehingga langkah strategis perseroan untuk mendapatkan pendanaan dari bursa tepat. Perseroan juga optimistis akan terus bertumbuh untuk menjadi terdepan dalam industri logistik B2B (business to business)," kata dia.

Ariel Wibisono, direktur utama Pura Trans, berharap pascamasuk Bursa Efek Indonesia (BEI), kinerja perseroan lebih baik. Perseroan akan mencatatkan saham (listing) di BEI, Rabu (29/1/2020). "Masuk BEI adalah bagian strategis perseroan dalam meningkatkan kapasitas armada dan tata kelola yang lebih baik," kata Ariel Wibisono. 

Dia menambahkan, pihaknya mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 21 Januari 2020. Lalu, selama masa penawaran umum 22–23 Januari 2020, saham PURA mendapatkan respons tinggi dari investor. 

"Seluruh saham yang ditawarkan dapat diserap dengan baik dengan mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 59,18 kali dari jumlah saham yang ditawarkan untuk porsi pooling, jauh melebihi ekpektasi yang diharapkan oleh perseroan," kata Ariel.

Industri jasa angkutan darat, kata dia, akan tetap berkembang, walaupun ekonomi domestik sedang melambat. Ini didukung oleh pemerintah yang terus mengembangkan pembangunan infrastrukur darat. Adapun kebijakan Pemerintah baru yang melarang angkutan barang over dimension and over load (ODOL) akan memerlukan truk lebih banyak lagi. 

"Industri jasa angkutan darat akan selalu dibutuhkan dalam menunjang kegiatan usaha untuk mendistribusikan berbagai macam barang industri," kata dia. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA