Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penandatanganan kerja sama investasi IPTV dan Migo Indonesia. (ist)

Penandatanganan kerja sama investasi IPTV dan Migo Indonesia. (ist)

IPTV Investasi US$ 40 Juta di Migo Indonesia

Kamis, 9 September 2021 | 14:19 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT MNC Vision Networks Tbk (MVN/IPTV) mencapai kesepakatan untuk berinvestasi US$ 40 juta di PT Teknologi Migo Indonesia (Migo Indonesia), dengan membeli saham minoritas. Dana itu akan mempercepat perluasan jangkauan Migo ke 100 juta masyarakat Indonesia di seluruh Jawa pada akhir 2022.

Investasi strategis tersebut akan menggabungkan sumber daya MVN yang sangat besar dengan teknologi unik Migo untuk mempercepat digitalisasi pemirsa free-to-air milik MNC yang sangat besar. Sebagai bagian dari kolaborasi strategis, Juni 2021, Migo Indonesia telah meluncurkan Vision+ di Migo untuk menghadirkan pengalaman OTT Vision+ milik MVN kepada pelanggan offline.

Migo Indonesia menargetkan 20 juta pelanggan bulanan berbayar bagi layanan Vision+ di Migo dengan pembayaran Rp 15 ribu per bulan pada 2025. Rencana ambisius ini didukung oleh perusahaan induk MVN, kemampuan, dan aset MNC Group di FTA, AVOD OTT, media sosial, portal online, dan manajemen talent, serta media berbasis langganan dan broadband.

"Kami sangat senang dengan investasi dan kemitraan yang terjalin dengan Migo. Didukung dengan berbagai konten unggulan milik MVN dan jangkauan Migo yang terus berkembang pesat, kami berharap dapat menjangkau puluhan juta orang yang tidak memiliki akses ke layanan OTT, atau memiliki keterbatasan atas beban kuota data berkelanjutan,” ujar Ade Tjendra, direktur utama MVN, Kamis (9/9/2021).

Selain itu, dia menyakini, layanan ini akan mengubah kehidupan masyarakat, karena mereka akan memiliki akses yang lebih baik ke konten hiburan dan pendidikan.

Barrett Comiskey, pendiri Migo mengungkapkan, Migo secara unik dan eksklusif berinovasi bagi 3 miliar konsumen di pasar negara berkembang. Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia merupakan rumah bagi 200 juta lebih masyarakat yang under-innovated. Para individu dan keluarga tersebut pada dasarnya ingin berpartisipasi penuh dalam abad digital.

“Migo dapat mewujudkan hal tersebut melalui kerja sama dengan Hary Tanoesoedibjo, Ade Tjendra, beserta tim manajemen MNC, yang memberikan sumber daya dan pengalaman dalam negeri yang sangat besar untuk mempercepat skala Migo dan memperbesar dampak dari Migo bagi masyarakat,” kata dia.

MVN, kata dia, adalah mitra yang luar biasa sekaligus bisa mengembangkan jaringan Migo secara nasional dalam rangka mewujudukan misi untuk mengubah kehidupan digital masyarakat Indonesia setiap hari.

Kesepakatan tersebut juga mencakup penunjukan Ade Tjendra dan Clarissa Tanoesoedibjo selaku marketing head MVN menjadi dewan komisaris Migo Indonesia. Ade Tjendra dan Clarissa Tanoesoedibjo akan berperan sebagai penasihat dari tim manajemen Migo Indonesia dalam rangka percepatan perluasan jangkauan Migo dan kepuasan pelanggan nasional. Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo juga menyaksikan acara penandatanganan kesepakatan itu.

Migo Indonesia adalah operator Migo di Indonesia, platform distribusi konten global disruptif yang yang didukung oleh Temasek, co-founder YouTube, VC Blue Chip, dan tokoh penting dalam industri utama lainnya. Teknologi eksklusifnya membawa bagian terbaik dari internet ke toko mitra dengan harga yang terjanglau, memperluas distribusi konten secara masif untuk pasar yang menyeluruh di negara berkembang.

Migo didirikan oleh Barrett Comiskey, salah satu fathers of electronic ink. Sebagai undergraduate MIT, Barrett Comiskey mengembangkan teknologi di balik e-reader Amazon Kindle yang telah mengeluarkan miliaran e-book dan berperan penting dalam revolusi industri percetakan.

Migo Indonesia kini memiliki dana dan sumber daya untuk memperluas skala jangkauan ke 10 ribu lokasi di seluruh Jawa, meliputi 100 juta sektor pekerja Indonesia pada 2022. Melalui Migo, MVN akan mampu mempercepat digitalisasi pemirsa FTA Air terutama di luar kota-kota besar, yang memiliki isu dengan konektivitas dan biaya data.

Selanjutnya, Migo berencana memperlebar cakupan layanan digital, termasuk layanan keuangan dan e-commerce, menyediakan potensi kolaborasi masa depan dengan MNC Bank dan MNC eCommerce Ltd, serta unit bisnis lainnya dalam ekosistem MNC yang berkembang.




 


 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN